“Uring-uringan”

Memasuki hari ke 3… saya uring-uringan.

Persoalannya… saya lagi keki, shock berat, gak ngerti mesti harus bagaimana…
sebabnya… saya diminta teman untuk buka dan berkomentar di salah satu situs yang lagi naik peringkat. Dan… situs itu…. baru saja “mempostingkan” untuk ke dua kalinya… cara dan teknik “kissing”…. Walah… Walah… MasyaAllah.

Saya gak mau munafik… “kissing”… lumrah.. dan dunia ini forum bebas… dimana Allah memberikan begitu banyak kebebasan bagi kita umat manusia menentukan pilihan.

Hmmm tapi hati saya kok “sakit” ya…
Sakit karena… sebetulnya bukan “kissingnya” yang jadi masalah… tapi…

1.Mudah sekali bagi seseorang untuk melakukan apa saja.. tanpa mempertimbangkan akibat tindakannya pada orang lain… (apakah ada yang menjamin… situs itu hanya dibuka oleh orang dewasa. seperti yang dicantumkan diawal postingannya??? lalu siapa yang dapat menjamin… yang membacanya tidak akan “tergiur” untuk mencoba??? bagaimana kalau yang membacanya….. putri anda, putra anda..,saudara anda,????)
Mudah memang kalau kita ucapkan… “ya… salah elu si…”
Tapi…sekali lagi… jika yang mebaca, yang tergiur.. yang akhirnya melakukan (dlm kamus Islam ini… sudah masuk ke Zina kan???) adalah anak, saudara… kita sendiri. Masih sanggup kata-kata itu diucapkan???

2. Tidak ada satupun tanda yang menunjukkan bahwa situs itu adalah situs yang “hanya” untuk orang dewasa… termasuk judul situsnya…. “biasa banget”… Heh… Bukankah ini juga salah satu tindakan yang “berkedok” dan “berlindung”. Mestinya… situs-situs semacam ini “jantan” meneriakkan “status”nya.

3. Sedih… sekali karena selalu saja di….”behind the scene”… mereka adalah orang-orang yang sudah sangat “matang” dan paham akan “lika-liku” kehidupan…. Hmmm sayang seandainya saja……

4. Orang-orang yang “bergabung” dengan situs tersebut… happy dengan postingan ini… Masya Allah… maukah mereka… bila suatu saat nanti.. ban dari kendaraan yang mereka tumpangi… meletus… ditertawakan.., dipuji…, dielu-elukan.., di kasih support untuk tetap begitu… (mendorong kendarannya) tanpa ada satupun yang berniat untuk membantu…

Sebagai manusia biasa… saya tidak ingin”menghakimi”, “memojokkan” ataupun “menggurui” semua author yang “sempat” memasukkan postingan seperti itu disitusnya.. saya ini apalah…. hanya seorang makhluk Allah yang mencoba dengan segala keterbatasan saya untuk makin baik hari kehari…
sedangkan Nabi Muhammad saw… Hanya diminta Allah untuk “menyampaikan” Nabi tidak diberi “kemampuan untuk merubah” semua umat manusia jadi muslimin dan muslimah utama yang dijamin surga.

Yah.. paling tidak…saya juga sudah (Alhamdulillah)… “mengabulkan” permintaan sahabat saya untuk “ikut andil” disana…dengan komentar-komentar saya yang panjang… panjang. Saya juga masih diberiNYA kesempatan untuk “berkarya diladang amal : Amal ma’ruf nahi mungkar.  Hasilnya Sungguh Allah yang lebih tahu, kebaikan bagi setiap makhlukNYA. Haqul Yakin
Dan… saya berharap… jika suatu saat saya sedang “terpeleset”, akan ada orang-orang yang mau memperingatkan saya, menolong saya bahkan membantu saya untuk berdiri lagi…… Amin

About these ads

2 Komentar

  1. Zulmasri berkata

    Tinggal kearifan kita dalam menentukan sikap. Berani berkata tidak terhadag porno yg ditayangkan secara luas, sikap yg dicintai Allah.

  2. yanti berkata

    Amin… Insya Allah Insya Allah..
    Terima kasih ya….

RSS feed for comments on this post

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.