Aku terlahir 500 gram dan Buta by Miyuki Inoue

Anak adalah amanah dari Allah yang harus dijaga dan diantarkan menuju tujuan dia ada… “Menjadi Kalifahtullah di muka bumi ini”.

Ketika manusia diciptakan… tidak ada satupun makhluk yang mau menerima tugas tersebut.. Kecuali Manusia… Makhluk Allah yang paling sempurna… yang derajatnya demikian tinggi sampai-sampai semua makhluk harus bersujud dihadapannya.

Setiap generasi…, tantangan untuk mencapai “predikat” tersebut juga berbeda…. Walaupun… pola-polanya selalu berulang… misalnya… Nabi Luth… menjawab tantangan untuk kaum lesbian dan gay, yang juga ada dizaman sekarang ini.

“Didiklah Anakmu sesuai zamannya” hadist Nabi Muhammad SAW

Untuk anak-anak “Special Needs”… (Anak-anak berkebutuhan khusus misalnya… tuna grahita, tuna netra. tuna rungu, Autis, Jenius dsbnya)… orang tua dan para pemerhati pendidikan memberikan “lebih” agar anak-anak ini dapat hidup dengan layak dizamannya.

Buku dengan judul “Aku terlahir 500 gram dan buta”.. menunjukkan… betapa “keras”nya usaha orang tua agar anaknya dapat hidup “layak” ….

Dikaruniai seorang anak… ketika suami baru saja meninggal, bayi ini lahir prematur… dengan berat hanya 500 gram.. dan sudah diperkirakan tidak akan dapt bertahan hidup… Kalau toh pun bisa terus hidup… sudah dipastikan akan menjadi penyadang cacat.

Ibu ini tidak pernah mau berhenti berjuang…. dengan segala daya… ia berusaha untuk bisa menjadi.. penyambung hidup putrinya… yang diberi nama Miyuki Inoue.

Apakah anda pernah membayangkan… ibu ini… tidak hanya “sekedar” mengajarkan anaknya mandiri (bisa masak, mencuci, mengurus rumah, bepergian sendiri dsbnya) tapi juga mengajarkan “naik sepeda”…. Caranya pun luar biasa… dibiarkannya putri cantik itu… belajar sendiri…, tanpa dipegang hingga jatuh babak belur…. Hmmm si Ibu hanya memantau dari jauh… dengan aba-abanya… dengan menyembunyikan kesedihan hatinya… Subhanallah setelah jatuh dan luka berkali-kali… akhirnya.. Miyuki Inoue bisa juga mengendarai sepeda…. Julukan untuk sang ibu dari Miyuki adalah… “ibuku seorang Yakuza” (he he he saking galaknya)

Pada akhir buku (buku ini berdasarkan pengalaman pribadi)… diceritakan Miyuki dapat menjuarai lomba mengarang tingkat nasional di Jepang… Subhanallah

Hmm buku ini… jadi inspirasiku… ketika saya berada di”level terendah” melawan.. ketidak berdayaanku mendidik anak-anak. Menjadikan saya kembali yakin… bahwa demikianlah Allah akan merubah takdir kehidupan jika seseorang sungguh-sungguh mau berusaha….

Buku ini… juga saya berikan pada putriku… ketika akan menempuh ujian SMP (angkatan ini adalah angkatan level SMP yang pertama kali mengikuti Ujian Nasional) . Alhamdulillah… ia akhirnya menyadari “kesempurnaannya” dan mau berjuang habis-habisan untuk lulus. (Alhamdulillah… putriku lulus dengan predikat lulusan ke 3 terbaik… dari yang awalnya hanya ada dikisaran… 20 besar)

3 Komentar

  1. wah keknya bagus tuh buku

    Insya Allah….

  2. cactus said

    ho-oh….bagus banget bukunya…
    aku aja nangis tuh waktu Miyuki bertengkar dengan ibunya itu…hiks…. :-(

    Iya yah… saya juga… sampai ikut nangis dan ketawa pada adegan-adegan tertentu….. Subhanallah… memang kemenangan harus diperjuangkan dengan segala tenaga…. semoga kita juga punya semangat yang sama

  3. uchi eldeE said

    belum baca. hiks

RSS feed for comments on this post

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.