Operasi Ganti Kelamin

Saya sungguh-sungguh tidak “berpijak dibumi” ketika saya pernah bilang bahwa manusia hanya terbagi atas 2 jenis kelamin. yaitu perempuan dan laki-laki. Saya lupa… saya tidak memperhitungkan… Allah Maha Bisa.
Ampuni aku ya Allah.

Dalam sebuah episode “Oprah Show” tentang Transgender.. saya terperangah. Ternyata ada manusia-manusia yang ditakdirkan “benar-benar” berada diantara dua jenis kelamin tersebut. Ini dibuktikan dengan pemeriksaan yang teliti, baik itu dari fisik sampai… ke jenis kromosom yang dimilikinya. Dan dalam ilmu medis, ada banyak istilah yang menjelaskan berbagai macam “kelainan” ini.

Saya yakin Allah tidak pernah salah atau “bermain-main” dengan apa yang diciptakanNYA. Lalu…??? Pasti… pasti… (Haqul Yakin) ada maksud lain dari Allah yang seringkali tidak dapat dipahami oleh akal manusia yang sangat terbatas ini.

Menyadari hal ini, saya sedih .. membayangkan gejolak-gejolak hidup yang dialami oleh mereka-mereka ini. pasti tidak mudah… tekanan dari diri sendiri, tekanan dari orang-orang terdekat, tekanan dari masyarakat luas dan tekanan-tekanan yang lain. Ya Allah beri mereka yang Engkau takdirkan ada dalam situasi ini untuk tetap berpegang teguh pada “tali-taliMU” dan tidak tergelincir mengikuti bujukan syaitan untuk mengambil jalan pintas.

Tapi.. sekali lagi.. ini adalah salah satu lagi perjuangan dari manusia untuk keluar dari situasi, dengan tidak boleh tidak harus tetap bergantung pada hukum-hukum Allah.

Untuk memutuskan apakah jenis kelamin perempuan ataupun jenis kelamin laki-laki yang dipilihnya.. pasti tidak boleh serampangan. Bukti-bukti medis harus dicari untuk mencari kecenderungan tubuh, konsultasi psikolog harus digunakan untuk mempersiapkan diri dan munajat kepada Allah yang tidak boleh ada putusnya, harus dijadikan landasan utama dalam melangkah. Bukan dengan begitu saja mengenakan busana perempuan (bagi para laki-laki) dan busana laki-laki (bagi para perempuan), bahkan mengadakan pernikahan sejenis.. sebagaimana yang dilakukan oleh kaum nabi Luth

Dan tahap terakhir dari semua proses ini adalah mengadakan perubahan status secara hukum. Agar tidak ada lagi keraguan dan keyakinan untuk menyongsong masa depan.

“Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat” (Al Baqarah (2) : 221)

About these ads

5 Komentar

  1. tintin said

    Hanya ALLAH yang MAHA TAHU tujuan atas penciptaannya tersebut .. :)

    Pengetahuan manusia bagaikan setitik air bila dibandingkan dengan lauitan luas…

  2. nenyok said

    Salam
    Ya Bunda saya nonton itu sampai beberapa kali, tapi masih saja geleng-geleng kepala, subhanalloh itu satu kata yang mampu saya ucapkan, akh tapi tetap berbaik sangka tak yang sia-sia sedikitpun ciptaan-Nya kan Bunda :)
    Satu hal yang saya yakini ttg itu, jika ada keraguan patokannya *ini pendapat saya semata* kalau dia punya rahim normal apapun potensi dan kecenderungannya maka layak dia memilih utk jadi perempuan tapi selain itu mungkin bisa dipertimbangkan.. :)

  3. jookut said

    Dalam Islam dikenal adanya:

    Khuntsa: seseorang yang sejak lahir memiliki alat kelamin ganda (laki-laki dan perempuan), atau tidak memiliki dua-duanya. Dia tumbuh berkembang dengan memiliki sikap seperti seorang laki-laki atau perempuan. Dalam kitab-kitab klasik para ulama memposisikan orang seperti ini dengan melihat yang paling dominan dari dua alat kelamin yang dimilikinya ketika buang air kecil, kalau yang lebih dominan air kencingnya keluar dari alat kelamin laki-laki maka dihukumi laki-laki. Sebaliknya kalau yang lebih dominan keluarnya air kencing itu dari alat kelamin perempuan maka dihukumi perempuan.
    Mukhannats: seorang laki-laki atau perempuan yang lahir dalam keadaan normal, yang dengan sebab tertentu menyerupai jenis kelamin sebaliknya, dalam suara, sikap, dan geraknya.

    Sumber: Sabili No.25TH. XV 26 JUNI 2008/22 JUMADIL AKHIR 1429

  4. roney22 said

    saya kira, hal ini bukan fenomena buruk yang harus ditelanjangi terlalu mendalam. pada dasarnya manusia didunia ini, dihadapkan pada pilihan yang mengharuskan dirinya dinilai negatif atau positif dimata publik. nah, tindakannya pasti sudah dipertimbangkan matang matang. merujuk pada tulisan nona Yanti “operasi ganti kelamin”. saya tidak bisa mengomentari terlalu jauh, dari sudut pandang sosial maupun dari segi agama. sebagai saran, carilah referensi dari agama (kitab kuning dan ustadz yang ada dipondok salaf).

    roney22.wordpress.com

  5. 37degree said

    melihat sendiri fenomena itu di ‘dekat’ saya
    tidak bisa membayangkan klo itu terjadi pd diri sendiri
    tentu Allah tidak hendak memberatkan manusia
    tentu ada hikmah dibalik setiap kehendak Allah SWT pd makhluk-Nya
    sungguh Allah Maha Bijaksana

RSS feed for comments on this post

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.