<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Maaini's Weblog</title>
	<atom:link href="http://maaini.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://maaini.wordpress.com</link>
	<description>Cahaya muslimah bersinar dikegelapan... menuntun ke jalanNYA</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Dec 2008 02:35:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Three cup of tea oleh ressay</title>
		<link>http://maaini.wordpress.com/2008/12/18/three-cup-of-tea/#comment-1014</link>
		<dc:creator>ressay</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2008 02:35:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maaini.wordpress.com/?p=1071#comment-1014</guid>
		<description>bahasa inggris yach? aku gak bisa bahasa inggris.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bahasa inggris yach? aku gak bisa bahasa inggris.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mahasiswa Bunuh Diri oleh nenyok</title>
		<link>http://maaini.wordpress.com/2008/12/18/mahasiswa-bunuh-diri/#comment-1013</link>
		<dc:creator>nenyok</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 01:51:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maaini.wordpress.com/?p=1074#comment-1013</guid>
		<description>Salam
Hmm saya sendiri ga habis pikir Mba, ya paling tidak tahu lah bahwa itu perbuatan dosa ya dosa besar, sebegitu rapuhnya ya hanya krn alasan2 sepele bisa ngorbanin diri seperti itu, sayang sekali...begitu putus asakah padahal Alloh Maha mendengar dan maha Penolong...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam<br />
Hmm saya sendiri ga habis pikir Mba, ya paling tidak tahu lah bahwa itu perbuatan dosa ya dosa besar, sebegitu rapuhnya ya hanya krn alasan2 sepele bisa ngorbanin diri seperti itu, sayang sekali&#8230;begitu putus asakah padahal Alloh Maha mendengar dan maha Penolong&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Three cup of tea oleh arifrahmanlubis</title>
		<link>http://maaini.wordpress.com/2008/12/18/three-cup-of-tea/#comment-1012</link>
		<dc:creator>arifrahmanlubis</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2008 03:03:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maaini.wordpress.com/?p=1071#comment-1012</guid>
		<description>seperti buku yg sangat bagus ya bun</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>seperti buku yg sangat bagus ya bun</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Three cup of tea oleh cenya95</title>
		<link>http://maaini.wordpress.com/2008/12/18/three-cup-of-tea/#comment-1011</link>
		<dc:creator>cenya95</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 03:17:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maaini.wordpress.com/?p=1071#comment-1011</guid>
		<description>&quot;tree cup of tea&quot;,
Setiap cup mendapat perlakuan yang berbeda dari empunya.
Namun bila hidup berdampingan, akan ringan beban hidup ini dilalui.
Semoga rukun selalu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;tree cup of tea&#8221;,<br />
Setiap cup mendapat perlakuan yang berbeda dari empunya.<br />
Namun bila hidup berdampingan, akan ringan beban hidup ini dilalui.<br />
Semoga rukun selalu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Mahasiswa Bunuh Diri oleh emma</title>
		<link>http://maaini.wordpress.com/2008/12/18/mahasiswa-bunuh-diri/#comment-1010</link>
		<dc:creator>emma</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 14:37:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maaini.wordpress.com/?p=1074#comment-1010</guid>
		<description>Benar,berdialog dengan mereka, mendengarkan apa mau anak, bahkan sampai percintaannya pun, perlu kita lakukan agar mereka tetap merasa di &quot;manusia&quot;kan dan mereka pun tak &quot;bersembunyi&quot; dari kita, menyelesaikan masalah yang tengah di hadapi bersama orang tuanya..tidak dengan &quot;cara instan&quot; bunuh diri,  belum ada yang menjamin masalahnya selesai setelah bunuh diri itu..entah apa yang di berikan  Allah,  kpd orang-2 yang bunuh diri di alam sana...hhmm..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Benar,berdialog dengan mereka, mendengarkan apa mau anak, bahkan sampai percintaannya pun, perlu kita lakukan agar mereka tetap merasa di &#8220;manusia&#8221;kan dan mereka pun tak &#8220;bersembunyi&#8221; dari kita, menyelesaikan masalah yang tengah di hadapi bersama orang tuanya..tidak dengan &#8220;cara instan&#8221; bunuh diri,  belum ada yang menjamin masalahnya selesai setelah bunuh diri itu..entah apa yang di berikan  Allah,  kpd orang-2 yang bunuh diri di alam sana&#8230;hhmm..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Diri&#8230;. oleh yanti</title>
		<link>http://maaini.wordpress.com/2008/12/17/diri/#comment-1008</link>
		<dc:creator>yanti</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 08:32:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maaini.wordpress.com/?p=1054#comment-1008</guid>
		<description>Subhanallah... Alhamdulillah... Sungguh saya berbahagia mendengarnya... Karena begitu seseorang merasa bersalah... sebuah karunia dan barakah telah diturunkan... setiap langkah berikutnya yang dilandasai penyesalan ke arah &quot;Jalan Allah&quot; adalah taburan cinta dan sayang Allah.... Subhanallah.. sungguh beruntung anda diberi kesempatan ini.

Mengenai tips, menurut saya, sahabat.... setiap orang akan menemukan &quot;jalannya&quot; masing-masing (jalan kembali kepada fitrah Allah) 

Jika saya boleh berbagi... yang saya lakukan kita saya dalam keadaan &quot;terpuruk&quot; adalah...pertama menyadari apa yang telah kita langgar... kedua.. menyediakan.. waktu khusus denganNYA.. (tiap orang punya pilihan waktu yang berbeda..., saya.. memilih larut malam... saat semua orang dirumah terlelap...saat rasa lelah sudah meluluh lantakkan tubuh... tetapi mata dan pikiran masih.. berjalan entah kemana... karena tekanan masalah...) mencoba &quot;merenung&quot; dan memohon agar DIA mau memaafkan serta menunjukkan jalan untuk saya &quot;kembali&quot; dan tetap menjaga saya dijalan itu. Sambil menyebut nama-namaNYA yang Agung... (setelah sholat Tahajud)... dan dengan banyak membaca ayat-ayatNYA...

Ketika itu Airmataku yang terurai... mengurangi sesak dalam dada...  melapangkan jalan pikiranku... dan tulisanNYA dalam Al-Qur&#039;an... membuat saya merasa damai..akan kasih sayang Allah... 
Ini sebuah perasaan campur aduk yang membuat saya bersemangat untuk memperbaiki diri... memcoba tidak melakukan pelanggaran kembali pada larangan Allah...

Apakah saya gagal setelah itu... (astaghfirullah) memang jujur seringkali saya juga belum berhasil memperbaiki diri... satu-satunya adalah... mengulang-mengulang dan mengulang proses &quot;berserah&quot; dan &quot;penyesalan&quot;...
Alhamdulillah.... jika saat ini kesalahanku 10... besok jadi 9,5... bahkan pernah juga terhenti.... (astaghfirullah) tidak ada peningkatan... Yah... buatku... itu bukan akhir segalanya... saya akan terus dan terus berjuang.

Oya adakalanya... juga saya jadi sangat terpuruk... sampai begitu hebatnya rasa ini sampai saya tidak lagi PD... Alhamdulillah... Allah tetap menolong saya... dengan kembali mengingatkanku untuk &quot;KEMBALI&quot;... caranya...ada saja teman (dalam blog ini alhamdulillah sahabatku berlimpah) baik yang maya ataupun nyata... atau bahkan... seringkali dari hal-hal yang sambil lalu (siaran radio, siaran TV, pembicaraan singkat.. atau bahkan tingkah polah anak-anakku... yang seringkali berulang-ulang menyinggung persoalan yang sama. Yang akhirnya bikin saya... berpikir lagi... Subhanallah

Ada juga doa.. yang biasanya dilantunkan orang-orang yang menginginkan karunia Allah datang, membawanya keluar dari lingkaran penyesalan maupun penginkaran atas larangan Allah.
(Insya Allah akan saya tuliskan... mudah-mudahan malam nanti sempat) Yang suka sekali saya baca... karena begitu indah rasanya... kata-kata yang terukir disana... (sering saya sampai menangis... ketika membaca dan merasakan... betapa luar biasanya doa ini)

Terakhir sahabat.. teriring doa...&quot;Semoga Allah akan memberimu kesempatan yang sebanyak-banyaknya untuk kembali pada fitrah Allah, dan mengijikanmu kembali kelak dalam keadaan Husnul Khotimah&quot; Amin Ya Allah Ya Rabb... kabulkan... ya Allah

(ada pemeo yang mengatakan... lebih baik jadi mantan penjahat daripada jadi mantan ustadz... dan Allah lebih suka pada orang yang punya kesempatan menyesali kelalaiannya... daripada orang yang merasa bangga diri bahkan cenderung Riya&#039; ketika sudah mampu melaksanakan perintahNYA..)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Subhanallah&#8230; Alhamdulillah&#8230; Sungguh saya berbahagia mendengarnya&#8230; Karena begitu seseorang merasa bersalah&#8230; sebuah karunia dan barakah telah diturunkan&#8230; setiap langkah berikutnya yang dilandasai penyesalan ke arah &#8220;Jalan Allah&#8221; adalah taburan cinta dan sayang Allah&#8230;. Subhanallah.. sungguh beruntung anda diberi kesempatan ini.</p>
<p>Mengenai tips, menurut saya, sahabat&#8230;. setiap orang akan menemukan &#8220;jalannya&#8221; masing-masing (jalan kembali kepada fitrah Allah) </p>
<p>Jika saya boleh berbagi&#8230; yang saya lakukan kita saya dalam keadaan &#8220;terpuruk&#8221; adalah&#8230;pertama menyadari apa yang telah kita langgar&#8230; kedua.. menyediakan.. waktu khusus denganNYA.. (tiap orang punya pilihan waktu yang berbeda&#8230;, saya.. memilih larut malam&#8230; saat semua orang dirumah terlelap&#8230;saat rasa lelah sudah meluluh lantakkan tubuh&#8230; tetapi mata dan pikiran masih.. berjalan entah kemana&#8230; karena tekanan masalah&#8230;) mencoba &#8220;merenung&#8221; dan memohon agar DIA mau memaafkan serta menunjukkan jalan untuk saya &#8220;kembali&#8221; dan tetap menjaga saya dijalan itu. Sambil menyebut nama-namaNYA yang Agung&#8230; (setelah sholat Tahajud)&#8230; dan dengan banyak membaca ayat-ayatNYA&#8230;</p>
<p>Ketika itu Airmataku yang terurai&#8230; mengurangi sesak dalam dada&#8230;  melapangkan jalan pikiranku&#8230; dan tulisanNYA dalam Al-Qur&#8217;an&#8230; membuat saya merasa damai..akan kasih sayang Allah&#8230;<br />
Ini sebuah perasaan campur aduk yang membuat saya bersemangat untuk memperbaiki diri&#8230; memcoba tidak melakukan pelanggaran kembali pada larangan Allah&#8230;</p>
<p>Apakah saya gagal setelah itu&#8230; (astaghfirullah) memang jujur seringkali saya juga belum berhasil memperbaiki diri&#8230; satu-satunya adalah&#8230; mengulang-mengulang dan mengulang proses &#8220;berserah&#8221; dan &#8220;penyesalan&#8221;&#8230;<br />
Alhamdulillah&#8230;. jika saat ini kesalahanku 10&#8230; besok jadi 9,5&#8230; bahkan pernah juga terhenti&#8230;. (astaghfirullah) tidak ada peningkatan&#8230; Yah&#8230; buatku&#8230; itu bukan akhir segalanya&#8230; saya akan terus dan terus berjuang.</p>
<p>Oya adakalanya&#8230; juga saya jadi sangat terpuruk&#8230; sampai begitu hebatnya rasa ini sampai saya tidak lagi PD&#8230; Alhamdulillah&#8230; Allah tetap menolong saya&#8230; dengan kembali mengingatkanku untuk &#8220;KEMBALI&#8221;&#8230; caranya&#8230;ada saja teman (dalam blog ini alhamdulillah sahabatku berlimpah) baik yang maya ataupun nyata&#8230; atau bahkan&#8230; seringkali dari hal-hal yang sambil lalu (siaran radio, siaran TV, pembicaraan singkat.. atau bahkan tingkah polah anak-anakku&#8230; yang seringkali berulang-ulang menyinggung persoalan yang sama. Yang akhirnya bikin saya&#8230; berpikir lagi&#8230; Subhanallah</p>
<p>Ada juga doa.. yang biasanya dilantunkan orang-orang yang menginginkan karunia Allah datang, membawanya keluar dari lingkaran penyesalan maupun penginkaran atas larangan Allah.<br />
(Insya Allah akan saya tuliskan&#8230; mudah-mudahan malam nanti sempat) Yang suka sekali saya baca&#8230; karena begitu indah rasanya&#8230; kata-kata yang terukir disana&#8230; (sering saya sampai menangis&#8230; ketika membaca dan merasakan&#8230; betapa luar biasanya doa ini)</p>
<p>Terakhir sahabat.. teriring doa&#8230;&#8221;Semoga Allah akan memberimu kesempatan yang sebanyak-banyaknya untuk kembali pada fitrah Allah, dan mengijikanmu kembali kelak dalam keadaan Husnul Khotimah&#8221; Amin Ya Allah Ya Rabb&#8230; kabulkan&#8230; ya Allah</p>
<p>(ada pemeo yang mengatakan&#8230; lebih baik jadi mantan penjahat daripada jadi mantan ustadz&#8230; dan Allah lebih suka pada orang yang punya kesempatan menyesali kelalaiannya&#8230; daripada orang yang merasa bangga diri bahkan cenderung Riya&#8217; ketika sudah mampu melaksanakan perintahNYA..)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Diri&#8230;. oleh hermanvarella</title>
		<link>http://maaini.wordpress.com/2008/12/17/diri/#comment-1007</link>
		<dc:creator>hermanvarella</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 04:29:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maaini.wordpress.com/?p=1054#comment-1007</guid>
		<description>Salam kenal

Saya hamba yang  bersinggungan dengan banyak sekali larangan Allah. Saya terkesan dengan tulisan MB.
Ada tip untuk memperbaiki diri ngak ya?
karena sering upaya itu gagal dalam perjalanannya.

makasi..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal</p>
<p>Saya hamba yang  bersinggungan dengan banyak sekali larangan Allah. Saya terkesan dengan tulisan MB.<br />
Ada tip untuk memperbaiki diri ngak ya?<br />
karena sering upaya itu gagal dalam perjalanannya.</p>
<p>makasi..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Diri&#8230;. oleh arifrahmanlubis</title>
		<link>http://maaini.wordpress.com/2008/12/17/diri/#comment-1006</link>
		<dc:creator>arifrahmanlubis</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 03:47:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maaini.wordpress.com/?p=1054#comment-1006</guid>
		<description>

&lt;blockquote&gt;assalamualaikum wr wb

positif sekali bu :)

alhamdulillah

berbahagia, bila sekeras apapun orang mengkritik kita, malah jadi sarana terbaik untuk muhasabah dan memperbaiki diri&lt;/blockquote&gt;

Wa&#039;alaikumsalam. Amin… Mohon selalu diingatkan ya Akhi..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>assalamualaikum wr wb</p>
<p>positif sekali bu <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>alhamdulillah</p>
<p>berbahagia, bila sekeras apapun orang mengkritik kita, malah jadi sarana terbaik untuk muhasabah dan memperbaiki diri</p></blockquote>
<p>Wa&#8217;alaikumsalam. Amin… Mohon selalu diingatkan ya Akhi..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di About Me oleh cahayasura</title>
		<link>http://maaini.wordpress.com/about/#comment-1001</link>
		<dc:creator>cahayasura</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 18:15:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-1001</guid>
		<description>Bagus. Baik. Hebring. Hm...bagus lagi. Baik lagi. Hebring lagi. :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagus. Baik. Hebring. Hm&#8230;bagus lagi. Baik lagi. Hebring lagi. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di KUHP Kesusilaan Vs Undang-undang Pornografi oleh Yanti</title>
		<link>http://maaini.wordpress.com/2008/11/01/kuhp-kesusilaan-vs-undang-undang-pornografi/#comment-1000</link>
		<dc:creator>Yanti</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 12:14:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maaini.wordpress.com/?p=741#comment-1000</guid>
		<description>Iya. Betul, dan saya mohon org yg melek hukum seperti anda, membantu dgn berpartisipasi dalam mensosialisasikan hukum. Bukankah membantu org agar lebih mulia, dgn bertambah ilmu, dan tidak &#039;diketawakan&#039; adalah ibadah luar biasa. Yup. Kita tunggu ya.. Jazakillah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Iya. Betul, dan saya mohon org yg melek hukum seperti anda, membantu dgn berpartisipasi dalam mensosialisasikan hukum. Bukankah membantu org agar lebih mulia, dgn bertambah ilmu, dan tidak &#8216;diketawakan&#8217; adalah ibadah luar biasa. Yup. Kita tunggu ya.. Jazakillah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Nikah Siri oleh Yanti</title>
		<link>http://maaini.wordpress.com/2008/11/08/nikah-siri/#comment-999</link>
		<dc:creator>Yanti</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 10:57:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maaini.wordpress.com/?p=803#comment-999</guid>
		<description>Saudariku Miel, saya sangat menghargai keputusan anda (walaupun jika saya menjadi anda pilihan ini sulit saya ambil) Bisa jadi ini memang jalan terbaik, jika dibandingkan dgn zina. (Tetapi tidak menutup kemungkinan bukan... karena hanya DIA yang Tahu apa yang terbaik untuk kita) Semoga jika memang Allah kabulkan keinginanmu, DIA yg Maha Pengasih akan membuka sejuta  kebaikan dan barokah untukmu, untuk suamimu, untuk istri suamimu, untuk anak2mu dgnnya kelak, untuk anak2nya dgn istrinya dan untuk seluruh umat. Sehingga pernikahan akan sakinah, mawadah, warahmah sebagaimana seharusnya. Insya Allah (mohon istigharah ya..)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saudariku Miel, saya sangat menghargai keputusan anda (walaupun jika saya menjadi anda pilihan ini sulit saya ambil) Bisa jadi ini memang jalan terbaik, jika dibandingkan dgn zina. (Tetapi tidak menutup kemungkinan bukan&#8230; karena hanya DIA yang Tahu apa yang terbaik untuk kita) Semoga jika memang Allah kabulkan keinginanmu, DIA yg Maha Pengasih akan membuka sejuta  kebaikan dan barokah untukmu, untuk suamimu, untuk istri suamimu, untuk anak2mu dgnnya kelak, untuk anak2nya dgn istrinya dan untuk seluruh umat. Sehingga pernikahan akan sakinah, mawadah, warahmah sebagaimana seharusnya. Insya Allah (mohon istigharah ya..)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Nikah Siri oleh Miel</title>
		<link>http://maaini.wordpress.com/2008/11/08/nikah-siri/#comment-997</link>
		<dc:creator>Miel</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 01:55:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maaini.wordpress.com/?p=803#comment-997</guid>
		<description>Saya, sebagai seorang perempuan awam sangat menginginkan nikah siri saat ini. Mengingat saat ini saya sedang menjalin hubungan serius dengan suami orang. dan maaf bukannya saya tidak tau diri tapi ini soal hati. Hati,cinta dan pikiran saya sudah menjadi miliknya setelah suami saya meninggal.Dan saya hanya ingin halal di mata Allah SWT, soal pendapat orang lain buat saya ngga penting. Yang penting saya menerima berapapun bagian saya kelak, dan Allah ridho dengan pernikahan kami. Intinya buat saya nikah siri adalah solusi terbaik dari pada kita berzina.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya, sebagai seorang perempuan awam sangat menginginkan nikah siri saat ini. Mengingat saat ini saya sedang menjalin hubungan serius dengan suami orang. dan maaf bukannya saya tidak tau diri tapi ini soal hati. Hati,cinta dan pikiran saya sudah menjadi miliknya setelah suami saya meninggal.Dan saya hanya ingin halal di mata Allah SWT, soal pendapat orang lain buat saya ngga penting. Yang penting saya menerima berapapun bagian saya kelak, dan Allah ridho dengan pernikahan kami. Intinya buat saya nikah siri adalah solusi terbaik dari pada kita berzina.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Nikah Siri oleh yanti</title>
		<link>http://maaini.wordpress.com/2008/11/08/nikah-siri/#comment-996</link>
		<dc:creator>yanti</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 00:54:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maaini.wordpress.com/?p=803#comment-996</guid>
		<description>Sahabat-sahabat ass wr wb.. boleh saya ikut urun rembug?
menurut hemat saya... Memang tanpa pendaftaran di KUA.. seseorang yang menikah siri tidak menyalahi ketentuan ISLAM... dalam artian bukan berzina. 
Hanya saja.. sekali lagi kalau boleh saya sampaikan.. tujuan pernikahan pada dasarnya menciptakan hubungan yang baik, biasanya disampaikan dalam kalimat sakinah, mawadah dan warahmah...
Memang tidak hanya faktor surat nikah saja... sebuah pernikahan akan sulit mencapai tujuan itu... banyak sisi... tetapi apa salahnya.. jika satu demi kemampuan untuk menghindari tidak tercapainya cita-cita perkawinan.
Baru setelah itu... kita bertawaqal kepada Allah... (sebagaimana permintaan Rasul pada seorang sahabat untuk menambatkan keledainya sebelum ia masuk kedalam masjid)
Saya menyampaikan ini karena banyak kasus berkaitan dengan tidak ada kekuatan hukum negara untuk mensyahkan pernikahan.
Ya... berapa banyak wanita yang menanggung aib karena dianggap berzina.. ketika sang suami yang menikahinya secara siri.. hilang tak tentu rimbanya..
berapa banyak anak-anak yang dianggap sebagai anak haram, hasil perbuatan zina, ketika sang ayah tak mau mengakuinya sebagai anak dari penikahan sirinya..

Boleh saja kita bicara ini adalah urusan sang ayah dengan sang Khalik... tetapi tentunya kita juga harus berusaha agar kondisi ini tidak kita alami... lebih dahulu... sebelum menyerahkan penyelesaiannya pada sang Khalik.

Demikianlah.. semoga hal ini dapat menjadikan kita manusia-manusia yang penuh kasih sayang..dan memuliakan para wanita.

Jazakumullahu khairan katsiran</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sahabat-sahabat ass wr wb.. boleh saya ikut urun rembug?<br />
menurut hemat saya&#8230; Memang tanpa pendaftaran di KUA.. seseorang yang menikah siri tidak menyalahi ketentuan ISLAM&#8230; dalam artian bukan berzina.<br />
Hanya saja.. sekali lagi kalau boleh saya sampaikan.. tujuan pernikahan pada dasarnya menciptakan hubungan yang baik, biasanya disampaikan dalam kalimat sakinah, mawadah dan warahmah&#8230;<br />
Memang tidak hanya faktor surat nikah saja&#8230; sebuah pernikahan akan sulit mencapai tujuan itu&#8230; banyak sisi&#8230; tetapi apa salahnya.. jika satu demi kemampuan untuk menghindari tidak tercapainya cita-cita perkawinan.<br />
Baru setelah itu&#8230; kita bertawaqal kepada Allah&#8230; (sebagaimana permintaan Rasul pada seorang sahabat untuk menambatkan keledainya sebelum ia masuk kedalam masjid)<br />
Saya menyampaikan ini karena banyak kasus berkaitan dengan tidak ada kekuatan hukum negara untuk mensyahkan pernikahan.<br />
Ya&#8230; berapa banyak wanita yang menanggung aib karena dianggap berzina.. ketika sang suami yang menikahinya secara siri.. hilang tak tentu rimbanya..<br />
berapa banyak anak-anak yang dianggap sebagai anak haram, hasil perbuatan zina, ketika sang ayah tak mau mengakuinya sebagai anak dari penikahan sirinya..</p>
<p>Boleh saja kita bicara ini adalah urusan sang ayah dengan sang Khalik&#8230; tetapi tentunya kita juga harus berusaha agar kondisi ini tidak kita alami&#8230; lebih dahulu&#8230; sebelum menyerahkan penyelesaiannya pada sang Khalik.</p>
<p>Demikianlah.. semoga hal ini dapat menjadikan kita manusia-manusia yang penuh kasih sayang..dan memuliakan para wanita.</p>
<p>Jazakumullahu khairan katsiran</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Nikah Siri oleh donzee</title>
		<link>http://maaini.wordpress.com/2008/11/08/nikah-siri/#comment-995</link>
		<dc:creator>donzee</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 16:55:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maaini.wordpress.com/?p=803#comment-995</guid>
		<description>Ass.wr.wb,pak abu fuad yth.
Saya tidak menganggap wanita dirugikan secara begini tetapi saya mengatakan wanita dirugikan tetapi bagaimanapun pendapat anda adalah tetap pendapat anda sendiri, begitu juga dengan pendapat saya.
Kalau soal zina, mereka yg sudah berumah tanggapun tidak kurangnya berzina secara tersembunyi.
Landasan islam itu bagi saya adalah Allah S.W.T sebagai saksi kebenaran dalam perkawinan.Karena Allah adalah saksi yg ketujuh.
Maaf iya pak,saling membagi pendapat.

Wassalam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass.wr.wb,pak abu fuad yth.<br />
Saya tidak menganggap wanita dirugikan secara begini tetapi saya mengatakan wanita dirugikan tetapi bagaimanapun pendapat anda adalah tetap pendapat anda sendiri, begitu juga dengan pendapat saya.<br />
Kalau soal zina, mereka yg sudah berumah tanggapun tidak kurangnya berzina secara tersembunyi.<br />
Landasan islam itu bagi saya adalah Allah S.W.T sebagai saksi kebenaran dalam perkawinan.Karena Allah adalah saksi yg ketujuh.<br />
Maaf iya pak,saling membagi pendapat.</p>
<p>Wassalam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Siapa sih&#8230;.Kafiirrr???? oleh ressay</title>
		<link>http://maaini.wordpress.com/2008/12/04/siapa-sihkafiirrr/#comment-994</link>
		<dc:creator>ressay</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 11:13:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maaini.wordpress.com/?p=1023#comment-994</guid>
		<description>Berbeda pendapat sah-sah aja menurutku. Tetapi bukankah ada akhlak yang santun dalam berpendaat. mengapa tidak kita lakukan itu?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Berbeda pendapat sah-sah aja menurutku. Tetapi bukankah ada akhlak yang santun dalam berpendaat. mengapa tidak kita lakukan itu?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
