“Surat Untuk Putriku”

Surat untuk putriku

Assalammualaikum Wr Wb,

Anakku tersayang… Izzah

Pertama-tama ibu, minta maaf padamu, karena sudah “menyulitkan” hidupmu. Mudah-mudahan Allah berkenan membukakan hatimu untuk memaafkan ibu.

Anakku, ibu ingin jujur padamu kenapa ibumenggunakan cadar.

Sebetulnya ibu tidak tahu sebab mana yang lebih dahulu atau yang lebih kuat, karena semua itu datangnya hampir bersamaan.

  1. Entah kenapa ibu “tertarik” melihat wanita-wanita dengan menggunakan cadar Hanya sampai saat itu, yang ibu lihat bercadar, cenderung bukan dari golongan “muslimah intelek” Hmmm begitu “sombongnya” ibu waktu itu y, menganggap “derajat” ibu lebih tinggi. Doakan semoga Allah mau mengampuni ibu.

  1. Pada saat ibu “berburu” jilbab panjang (Allah memberi sedikit“pemahaman ttg criteria berbusana muslimah yang benar yaitu tidakBerbentuk lekuk tubuh, tidak tembus pandang dan tidak menyolok) Ibu ditawari cadar (padahal yang jualpun tidak bercadar) Ibu menganggap ini adalah cara Allah “mengajarkan” pada ibu. Tapi… ibu masih “takut” untuk memakainya.

  1. Lambat laun ibu menyadari “ibu terlalu banyak bicara”, apalagi kalausudah marah ya nak…. Ibu sering kurang dapat “mengontrol” mulutMudah-mudahan Allah memaafkan ibu, dan setiap apa yang tidak baikkeluar dari mulut ibu akan “di delete”NYA. Sungguh ibu takut sesuatu akan terjadi…..

  1. Ditempat terapi aini. Ibu bertemu dengan bapak-bapak, yang melihat ibu dengan cara yang sangat tidak sopan. Padahal kakak tahu sendiri, ibu sudah berkerudung panjang, bergamis dan sangat jarang bermake-up. Ketika itu, ibu sadar ibu kurang bisa menjaga diri ibu. Ibu malu sebagai musliah, sebagai ibu kalian,sebagai istri bapak, ternyata tidak mampu menjaga diri sendiri, apalagi dengan amanat Allah, 3 orang anak ibu, sanggupkah ibu????

  1. Melihat Jenazah Almarhum Gito Rollies,… Ibu iri melihatnya. Mungkin itu Janji Allah atas wajah-wajah yang diperlihatkan surga pada saat meninggal ya…. Ibu ingin Allah memberi kesempatan sama untuk ibu. Tapi… kalau tidak segera…. Apakah ada yang menjamin ibu akan cukup lama hidup??????

  1. Pada saat menonton Ayat-ayat Cinta,… Ibu terpesona dengan figure “ibu Fakhri” Penjual Tape…, yang mampu menyekolahkan anaknya ke kairo. Juga dengan figure “ibu anisa”, tidak menonjol, tapi sangat kuat karena jarang ibu temui orang tua yang “tidak sok tahu” dan “campur tangan” urusan anak-anaknya (ha-ha pasti kakak kebayang betapa ibu… selama ini) Dan dari buku novelnya sebetulnya ibu sudah “jatuh hati” dengan fakhri juga anisa. Ibu berandai-andai punya anak atau menantu sebaik mereka. Tapi ibu juga sadar… harapan tinggal harapan kalau ibu tidak mau berusaha memperbaiki diri ibu. Lalu kapan???? Sekali lagi usia manusia tidak ada yang tahu. Dan anak-anak yang baik adalah hasil doa dan harapan orang tua yang baik.

Anakku sayang, ibu tidak memaksamu untuk menerima ibu… Sungguh rahasia cinta, hormat, sayang, kagum, dsb pada seseorang adalah sebagian dari rahasiaNYA. Tidak ada satupun yang dapat merubahnya ataupun menciptakan.

Ibupun juga berusaha memahami keadaanmu. Ibu tidak ingin kakak jadi “terluka karena ibu”. Sejak kecil ibu berusaha menjagamu, dengan pengetahuan ibu yang minim tentang menjadi ibu, dengan begitu banyak tekanan-tekanan dari keluarga, dengan seringnya ibu menjadi orang tua tunggal,karena bapak bertugas dikota lain. Sungguh nak ibu sangat mencintaimu dan mencintai adik-adikmu.

Ibu sekali lagi minta maaf padamu anakku. Banyak kesalahan yang ibu lakukan ketika bersamamu dan ibu berharap tak akan ada lagi kesalahan dimasa depan.

Karena itu sayang, mulai besok, ibu akan mengurangi sampai batas yang paling kecil, berjalan denganmu didepan umum. Sampai saat yng entahkapan Allah ijinkan lagi, kakak siap menerima ibu.

Mungkin ini juga cara Allah mengajarkan pada ibu dan kakak untuk “melepaskan” kakak, menjadi dewasa, bertanggung jawabpenuh pada dirimu dan siap menyongsong masa depanmu. Hmmm karena selama ini ibu masih ‘maju-mundur’ untuk membiarkanmu tumbuh dewasa seutuhnya.

But… Anytime baby… u need me, I will run as fast as I can to help u..

So… never doubt on me… Anytime baby anytime insyaAllah

Wassalamualaikum wr wb

Iklan

Komentar ditutup.