“Adam dan Hawa” Milenium

Sejak zaman dahulu…. dahulu… dahulu …. sekali. Selalu ada saja “cerita” tentang cinta dan kasih sayang, sepasang anak manusia.

Bagi yang sudah pernah merasakan tentunya tidak akan pernah lupa saat-saat di”mabuk kepayang” (ha ha ha kok senyum-senyum sendiri) bagi yang belum…. jangan ngiri… pasti akan tiba masanya. Bukankah ini adalah sunnahtullah?

Cinta bukannya tanpa ujian, Cinta bukannya tak pernah “low-bat”. Dan cinta kita dijaman “milenium” ini….. yang perputaran waktunya sudah terlalu amat sangat cepat. Yang dana di kantong “terbatas” untuk pergi berduaan memupuk rasa. Yang anak-anak (kelihatannya) lebih butuh perhatian daripada pasangan hidup. Yang terlalu banyak “stress” bikin kita “lupa” dengan kata manis dan mesra. Akhirnya ketika berjumpa dengan pasangan hidup (di kutip dari Aa Gym) hanya ada sisa-sisa. … Sisa tenaga, sisa semangat, sisa make-up, sisa parfum, dan setumpuk sisa lainnya…

Berbahagialah mereka-mereka yang dapat selalu merawat dan “mencharge”nya… Sungguh Allah, senang melihat cinta kasih diantara umatnya.

PS : Apa ya… kiat2nya agar bisa jadi “Adam dan Hawa” Milenium?… Bagi ya…. kutunggu….

dari:…http://niqsabariah.wordpress.com/2007/10/02/cinta-yang-membahagiakan/#comment-139

perkahwinan.jpg

Iklan

1 Komentar

  1. yanti said

    Ada… jawaban indah…
    Ada… cerita indah…

    Bagaimana sesungguhnya jadi pasangan “Adam dan Hawa”

    Pls… read it in… “Kesederhanaan Cinta”

RSS feed for comments on this post

Komentar ditutup.