“Adam Air”

Burung besi berlogo orange sudah tidak terbang lagi.

Hmmm. Ada apa si…

Sepertinya… saya jadi “usil” dengan ingin tahu “urusan” orang. Tapi… saya tetap gak ngerti bagaimana semua ini bisa terjadi. Perusahaan Adam Air.. baru dapat “Award” lalu… tiba-tiba saja ditutup. Bagaimana mungkin???? (kata p Wimtoelar.. diacara paginya… “bisa saja”… ha ha ha)

Dulu…. waktu saya kerja “kantoran”… saya selalu “didoktrin” oleh boss, yang kebetulan orang asing. Untuk selalu ati-ati dan rapih dengan segala urusan yang berkaitan dengan “Filling” dan “Finance”. (Katanya) Kredibilitas perusahaan ditunjukkan dengan bagaimana cara managemen kedua bidang tersebut. Saya gak akan lupa gimana “sewot” boss, kalau saya “keselip” 1 kertas saja…..

Sekarang ini (setahu saya) ada yang namanya “ISO”… ada yang namanya “Waskat” dsb-dsbnya, yang kayaknya lebih ribet untuk soal “periksa kelayakan”. Lagian .. “Adam Air” perusahaan besar, pastinya gak mungkin “keselip” diantrian pemeriksaan tersebut. … kok ya… bisa “kebobolan” ya…..

Jadi… mungkin ni… (mungkin…ya) ini karena ada yang “tidak paham” untuk amanah yang diterimanya. Jadi biarpun sudan dilakukan “pengawasan” macam-macam ya… tetap saja. kebobolan…. o ala… (Ya Allah ampunilah hambaMu bila ber su-udzon pada sesama makhluk.) Dari hasil… pencarian saya amanah itu,… (dari Pusat Studi Al-Qur’an)

Pendapat ini dikemukakan oleh Al-Maraghi, yang mengklasifikasi amanah atas: (1) tanggung jawab manusia kepada Tuhan; (2) tanggung jawab manusia kepada sesamanya; dan (3) tanggung jawab manusia kepada dirinya sendiri.

Sementara itu, Tanthawi Jauhari ketika menafsirkan ayat di atas, merumuskan cakupan makna kata al-amânât (اَلاَْمَانَات) yang cukup luas, yaitu segala yang dipercayakan orang berupa perkataan, perbuatan, harta, dan pengetahuan; Atau segala nikmat yang ada pada manusia yang berguna bagi dirinya dan orang lain

Amanah akan mengantarkan seseorang kepada kekayaan, sedangkan khianat akan mendatang kefakiran”–Al-Hadits.

Mudah-mudahan bermanfaat. Insya Allah Insya Allah

Ya… Insya Allah gak ada lagi burung-burung besi yang tidak bisa terbang. Gak ada lagi kapal-kapal laut kita yang karam, gak ada lagi bank-bank kita yang kena liquidasi… dsbnya… dan yang lebih penting lagi… supaya Indonesia yang kita cintai ini akan selalu jaya.

Iklan

Komentar ditutup.