FITNA

Samar saya mendengar berita pagi diradio… Gak gitu “mudeng” ada kata FITNA.. dan film… dan… reaksi masyarakat.

Di “tulisan berjalan” dilayar tv , ada lagi… sepintas tentang tidak ditayangkan lagi film FITNA.. karena…. bla bla bla

Penasaran… saya buka komputer dan cari apa itu FITNA?

(maaf tadinya saya “pajang” link untuk mengakses film Fitna, tapi.. mungkin karena saya (perempuan) gak tega saya… maaf, saya ganti dengan tulisan aja.. tapi kalau tetap ada yang mau lihat… bisa buka di ( Blog Cak Alief )

================================================

Awal film

Film Fitna dimulai dengan gambar kitab suci Al Qur’an dan karikatur Denmark yang menggambarkan Nabi Mohamad mengenakan tulban dan bom. Sesudah itu terlihat gambar serangan berdarah terhadap New York, London dan Madrid, yang diiringi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Qur’an. Selain itu juga diperlihatkan persiapan eksekusi oleh kalangan muslim radikal.
Kemudian muncullah tayangan panjang kepala berita pelbagai surat kabar; tidak hanya mengenai pembunuhan sineas Belanda Theo van Gogh oleh penganut Islam radikal Mohamad Bouyeri, tetapi juga ancaman terhadap penulis Inggris keturunan India Salman Rushdie, menyusul terbitnya buku Ayat-Ayat Setan.
Dan Geert Wilders sendiri juga tidak ketinggalan. Kepala berita, ‘Jihad terhadap Wilders’ terpampang besar. Sementara itu ditampilkan juga beberapa orang imam yang mengeluarkan ucapan-ucapan radikal terhadap orang Yahudi dan kalangan homosexual. Terlihat pula gambar seorang anak perempuan kecil yang, dalam bahasa Arab, menyamakan orang Yahudi dengan “kera dan babi” serta rujukannya pada kitab suci Al Qur’an.
Film Fitna kemudian menyoroti apa yang disebutnya bahaya Islam terhadap Negeri Belanda. Gambar-gambar mesjid disusul dengan tulisan, “salam dari Belanda.” Ditampilkan pula angka-angka meningkatnya jumlah orang Muslim di Belanda. Pada film ini hanya diperdengarkan musik klasik dan suara asli yang ada.

Akhir film

Akhirnya terlihat gambar tangan yang membuka halaman kitab suci Al Qur’an. Lalu tidak terlihat apa-apa, hanya gambar hitam. Tapi terdengar suara kertas yang disobek. Kemudian muncul tulisan bahwa yang disobek itu adalah buku telpon. “Bukanlah saya, melainkan orang Muslim yang harus merobek ayat-ayat yang mengandung kebencian dalam Al Qur’an.” Lalu Wilders melanjutkan peringatannya dengan kata-kata, “Islam ingin menguasai, menundukkan dan bertekat menghancurkan kebudayaan Barat.”
Tayangan terakhir kembali memperlihatkan karikatur Nabi Mohamad dengan bom pada tulbannya. Penyulut bom itu hampir terbakar habis, lalu terlihat ledakan dan kilat sebagai akhirnya.

(dikutip dari: radio.wordpress.com)

======================================================

Walaupun geram… saya jadi tahu… ada seorang politisi Belanda, Geert Wilders bikin film…, dan film itu banyak memutar balikkan Islam. Ada bagian tentang pem-BOM-an menara WTC 11 september 2001 di New York. Ada penulisan sebagian ayat-ayat suci Al-Qur’an tanpa melihat sebab musabab turunnya ataupun tentang ayat-ayat sebelum dan sesudahnya, pidato-pidato ulama yang radikal, sorotan dengan memperlihatkankan tindak kekerasan dari kaum muslim. Misinya… seolah ingin mengetengahkan “Islam berbahaya bagi dunia barat”

FITNA jadi “berita” karena dikhawatirkan film ini akan memancing reaksi umat muslim dunia, karena merasa dilecehkan dan dikhawatirkan adanya unsur-unsur provokasi didalamnya.

Ya… memang sejak zaman dulu… yang namanya orang-orang “antipati” dengan Islam tidak akan pernah diam dan akan selalu berusaha menghancurkan Islam. Bukankah itu juga janji Iblis ketika akan “dibuang” dari surga. “Iblis berjanji akan menyesatkan seluruh umat manusia hingga akhir zaman nanti”. Hmmm mau gak mau suka gak suka… kita umat Islam memang harus “menghadapi” bagian-bagian dari rencana iblis.

So…,…. yang jadi pemikiran saya adalah…. bahwa sudah saatnya umat Islam kembali lagi menjadi “Umat yang paling mulia”, mulia dimata Allah swt, meningkatkan diri dengan belajar dan mengamalkan ilmu-ilmu Allah, berakhlaq mulia, memimpin dengan baik semua amanah yang Allah berikan. Agar bagaimanapun orang antipati Islam berusaha menghancurkan, kita dapat menghadapi dengan “Elegant”, “bermartabat” dan sesuai dengan aturan-aturanNYA. Hasil akhir… wallahu alam… (Bukankah Allah sendiri juga berjanji akan menjaga Al-Qur’an hingga akhir zaman…)

FITNA akan sungguh-sungguh jadi “pintu fitnah” bila kita tidak mampu menguasai diri, mengagungkan kebesaran Illahi.

PS: dari mualaf.com

Selama 20 tahun terakhir, jumlah kaum Muslim di dunia telah meningkat secara perlahan. Angka statistik tahun 1973 menunjukkan bahwa jumlah penduduk Muslim dunia adalah 500 juta; sekarang, angka ini telah mencapai 1,5 miliar. Kini, setiap empat orang salah satunya adalah Muslim. Bukanlah mustahil bahwa jumlah penduduk Muslim akan terus bertambah dan Islam akan menjadi agama terbesar di dunia.

Peningkatan yang terus-menerus ini bukan hanya dikarenakan jumlah penduduk yang terus bertambah di negara-negara Muslim, tapi juga jumlah orang-orang mualaf yang baru memeluk Islam yang terus meningkat, suatu fenomena yang menonjol, terutama setelah serangan terhadap World Trade Center pada tanggal 11 september 2001….. (read in mualaf.com)

(Allahhu Akbar… sepertinya… malah gak kesampaian ya… misinya “Kang Geert”)

Iklan

10 Komentar

  1. Landy said

    “ Ya Allah dzat yang membolak-balikan hati , tetapkanlah hati kami di atas agama-Mu, Ya Allah tampakanlah pada kami kebenaran sebagai kebenaran, dan anugerahkanlah pada kami untuk mengikutinya, serta tampakkan pada kami kebatilan itu sebagai kebatilan dan anugerahkan pada kami untuk menjauhinya. Ya Allah teguhkanlah kami sebagaimana kau teguhkan Musa as, ya Allah tolonglah kami sebagaimana Rasulullah dan para Sahabatnya kau tolong, Ya Allah berilah hidayah pada kami, keluarga kami, anak keturunan kami dan kepada seluruh Ummat Nabi Muhammad saw. Ya Allah, lapangkanlah dada kami untuk menerima Islam, ” amien…amien…amien.”

  2. yanti said

    Amin Amin ya Rabbil Alamin

  3. mana benar mana salah
    semua tahu jawabannya
    kecuali yang tidakpunya akal dan hati

  4. yanti said

    Hmmm ada banyak sebab sehingga akal lebih “dominan” dari hati. Ada banyak pertimbangan saat hati… tertutup oleh kepentingan nafsu… Ada banyak debu-debu kotor yang akan menutup “Cahaya Illahi” menerangi langkah-langkah muslimin dan muslimah menuju Ridho Allah. Tolong ingatkan…, bila saat-saat demikian ada dalam kehidupan saya. Sungguh dengan selalu mengingatkan… dan mau diingatkan…, kita akan “selamat dunia dan akhirat”

    Jazakallahu

  5. anggakara said

    jika masih punya otak dan hati mari kita lawan dengan cara tunjukan kepada kaum kafir tentang keindahan islam.

    Yanti :
    Insya Allah… kita harus meniru cara diplomatik Nabi Muhammad ketika menghadapi musuh-musuhnya… Its Elegant

  6. oRiDo said

    smakin sering musuh2 islam dalam menghinda dan menginjak2 islam..

    ayo bangun..
    ayo bergerak..
    diam bukan pilihan!!!

    Yanti:
    Ada banyak cara untuk “melawan”. Ini bukan kalah atau menang.. tapi… kebenaran diatas kebenaran, bagaimana menyampaikan yang benar dengan cara yang benar dan dapat diterima dengan benar.

  7. kuncie said

    jangan khawatir toh Allah sudah berjanji akan menghukum orang seperti itu, …….

    Yanti:
    Allah tidak suka dengan orang-orang yang pasrah.
    Allah akan memudahkan urusan orang-orang yang “berjuang untuk agamanya”.
    Pls.. its must be a way to against… misalnya… dengan berdakwah menyampaikan kebenaran yang hakiki

  8. 5udarso said

    Assalamualaikum……

    Belanda menjelaskan bahwa hukum yang berlaku di Belanda tidak memungkinkan untuk menindak kebebasan berpendapat selama tidak terbukti berdampak buruk.—> kalau mereka mengganggap hal tersebut tidak berdampak buruk,bagaimana kalau kita buat film tandingan untuk umat mereka, agar mreka tau apa dampak buruk dari film mereka tersebut,….kita tunggu reaksi bangsa barat…umat islam sudah cukup bersabar ,…teroris tidaklah mewakili umat islam,kita pun memerangi teroris,..tapi knapa pemerintahan barat sepertinya tidak pernah menunjukan niat baik pada saat terjadi penjelakan terhadap umat islam oleh orang mereka, seperti yg pernah juga terjadi di Denmark yang membuat karikatur Nabi Muhammad,mereka membiarkannya…..kami dari garis keras umat islam siap membalas dengan membuat film yang sama,tapi justru menjelekan umat barat (kalau tidak mau disebut umat kristen) Tunggu aja tanggal mainnya….

    Wassalam

    Yanti:

    Waalaykumsalaam.
    Sebetulnya kalau para seniwan kita “mau”…. film seperti ayat-ayat cinta (maaf… yang jangan terlalu banyak potongan syiar Islam waktu konversi dari novel ke film) “cukup telak” menunjukkan “watak asli” dari seorang muslimin dan muslimah… dan bisa jadi “bantahan keras” dari film FITNA.
    Ya… Mudah-mudahan… untuk lain kali, bisa tampil lebih “PD”… percaya deh… “booming” (sudah ada buktinya kan?????)
    Yah…. emang begitu… janji Iblis… akan menggoda anak cucu Adam hingga akhir zaman. Dan Iblis itu… sangat istiqomah lo…… kita juga… mesti istiqomah ya… untuk melawannya.

  9. […] Fitna […]

  10. yanti said

    Hmmmm…. Punya banyak arti…

RSS feed for comments on this post

Komentar ditutup.