“Peran Pembantu” dalam “Autis’s movie”

“Rain Man”, “Forrest Gump”, “Fe-mo”, dan……(satu lagi… saya lupa judulnya tentang seorang bapak tua penyadang autis yang dirawat oleh putrinya) Film-film yang mengisahkan tentang kehidupan orang-orang autis.

Hmmm….. waktu melihat semua film itu, putri kecilku belum lahir… saya belum tahu benar…. dan saya tidak “terbawa” dalam arus film, ketika menyaksikannya. Hmmm….Memang ada perbedaan antara “melihat” dan “menjalani”…. terakhir saya lihat salah satu film itu setahun yang lalu… saya menagis…tersedu-sedu.

Tidakpernah terbayangkan kalau akhirnya…saya akan bergabung dengan film-film itu, berperan dalam “ibu sebagai peran pembantu” di film kehidupan nyata putri kecilku… “Aini’s life movie”… tanpa penawaran peran dan persetujuan, tanpa skenario yang harus saya hapalkan, tanpa persiapan untuk “mempelajari peran” apalagi untuk meminta perubahan alur cerita… saya harus jadi “pemeran pembantu terbaik”.

Kontraknya… seumur hidup pula…….. he he he

Ini yang kadang-kadang “luput” dari pemantauan para pemerhati autis. Karena konsentrasi penuh pada kebutuhan anak autis (sebagai peran utama di film) para peran pembantu ini terabaikan. Syukur Alhamdulillahnya… rata-rata yang jadi peran pembantu ini, sangat ikhlas… dan gak mengenal lelah.. apalagi menuntut”kenaikan gaji” ha ha ha tidak pernah terlintas. Yah… memang yang tidak mengalami sendiri, tentunya tidak akan paham, saat anak-anak “tantrum”, saat anak-anak hampir tidak tidur dalam 24 jam, 7 hari seminggu, saat kelelahan mengantar anak terapi kebeberapa tempat dsb-dsbnya. Dimana semua itu menguras tenaga, tanpa dapat beristirahat ataupun makan cukup. (red.. tidak semua anak autis berperilaku seperti diatas, ada yang malah sebaliknya…) kalau ada yang menawari “mengasuh” sementara pasti… Nikmat…..

Dalam kesempatan Hari Anak Autis sedunia ini, saya ingin mengetuk hati… orang-orang atau lembaga yang berada disekeliling tempat tinggal para penyandang autis, untuk mau meringankan… tugas “para pemeran pembantu” ….. (Ini juga berarti untuk kesuksesan perkembangan anak autis lo… ) Seperti yang dikatakan oleh seorang pembicara di Oprah Winfrey Show ketika membicarakan tentang autis… “Pls… help me to take care my kid.. not only for 1 or 2 hours but for one night”… (ha-ha-ha ini karena si”nyonya” tersebut gak pernah punya kesempatan untuk “date”)

Kalau saya refer pada pujaan hatiku… Nabi Muhammad saw. Beliau sungguh manusia yang sangat penuh perhatian dan suka menolong. Hmmm seandainya… tetangga-tetanggaku berakhlaq seperti beliau… hmmm …. hmmmm.

Eh… tapi untuk para “peran pembantu utama” saya percaya juga.. yang namanya “sutradara kita” Allah swt, sangat peka dengan kebutuhan kita… kalau kita lelah, pasti akan diberinya istirahat (dulu saya “sering” masuk rumah sakit dengan mendadak… di”charge” dulu kali ya….) dan alhamdulillah disaat saya hopeless banget dengan kemajuan-kemajuan aini, Allah selalu memberiku “jalan” atau “sahabat” yang memudahkan urusanku. That’s always… always happen. Alhamdulillah Allah memang Maha Besar.

So… mari kita lalui episode-episode dari film ini dengan “gagah”, “penuh keyakinan” dan saling bergandengan tangan…. Gak lama lagi… bila kita terus istiqomah kita masing-masing akan dapat piala citra… sebagai Hamba Allah… dalam peranan pembantu terbaik ataupun dengan peran tetangga terbaik.

Pls get up…, its must be a window or a hole as an exit door.. to get out from this situation. Haqul Yakin. Insya Allah.

Iklan

Komentar ditutup.