“Saya bermimpi”…. (Untuk Seluruh Pemerhati Autis, di Hari Autis Sedunia, 2 April 2008)

PBB menetapkan tanggal 2 April sebagai Hari Autisme sedunia.

Alhamdulillah,…. Now… Its time… for the Autism…

Beberapa tahun yang lalu… dalam “keputus asaan” karena harus “diping-pong” untuk pemeriksaan-pemeriksaan aini… saya bermimpi…

=================================================================

Once a time…, In the some where place……

Saya dan suamiku membawa putri kecilku aini ke… sebuah bangunan… di ujung jalan kota yang bertuliskan “SPECIAL NEED CENTER“, (ada pertanyaan2 tentang “kenapa ia “berbeda” dengan teman-teman sebayanya?” “Apakah ada yang “salah” dengannya?” “Apakah ini karena saya”tidak tepat “mengurusnya?” mengiringi langkah-langkah kami memasuki gedung)

Di pintu depan,… kami di sambut dengan “senyuman yang menenangkan hati”. Dengan sabar kami di terangkan dan diajaknya berdialog tentang.., hal-hal yang merisaukan hatiku dari aini.

Dari hasil dialog, kami sepakat untuk mengadakan “pemeriksaan awal”… Yang akan dilakukan oleh Dokter anak, Ahli Tumbuh Kembang Anak, Psikologi Anak… dengan bantuan alat-alat pendekteksi dan lab yang paling mutahir…(Eh… ini gratis lo…. namanya juga di negeri impian). Setelah berdiskusi…, para ahli ini sampai pada satu kesimpulan bahwa untuk Aini… melihat pertumbuhan dan perkembangannya, Aini lebih lambat dari anak seusianya… Disarankan untuk mengikuti terapi : psikoterapi, terapi wicara dan terapi okupasi , masing-masing sekali seminggu ditempat ini. Ditambah dengan obat-obatan dan vitamin untuk mempercepat proses…. Kami diminta untuk berkonsultasi dengan “ahli gizi” dan “ahli alergi” untuk memaksimalkan asupan gizi… dan menghindari makanan ataupun benda-benda yang akan memundurkan kemampuan aini

Sebelum pulang…, saya dan suami diminta untuk kembali berkonsultasi dengan seorang ahli psikolog keluarga, agar kami dapat mempersiapkan diri secara mental mendampingi aini dihari-hari berikutnya.

Hmmm… waktu mau keluar dari gedung……di sebelah pintu keluar… saya melihat ada ruangan yang kelihatannya sangat nyaman … diatas pintu masuk ke ruangan ada selembar papan bertuliskan “Supporting Family”… O… rupanya disini kita dapat berjumpa dengan keluarga-keluarga yang punya anak-anak “berkebutuhan khusus” untuk saling berbagi dan “menguatkan”… dengan panduan dari seorang psikolog & psikiater yang siap 24 jam, untuk menanggulangi “emergency situation” Hmmmm….

Di Halaman belakang dan samping, mengelilingi bangunan utama tadi, tempat kami berkonsultasi dan mendapatkan perawatan medis…….ada lembaga pendidikan dari playgroup, TK, SD, SMP dan dilanjutkan dengan SMK sesuai dengan minat dan bakat dari anak-anak ini. Wah… guru-gurunya… (kelihatannya sedang istirahat ya… guru-guru ini menemani murid-muridnya dihalaman sekolah) bercakap-cakap dengan anak didiknya, dari sorot mata para guru ini, terpancar kasih sayang yang tulus, kelihatan benar mereka mendidik dari hati.

Murid yang lebih besar, anak-anak SMK ada yang sedang praktek otomotif dan menjahit, di aula sekolah, kelihatan cukup cekatan dan menguasai bidangnya masing-masing. Hmmm sepertinya mereka memang sudah benar-benar siap terjun kemasyarakat.

Ada kantin di masing-masing bangunan.. makanan yang disajikan cukup lezat dan menarik. Tanpa penambahan zat-zat adiktif yang tidak diperbolehkan dalam standrat kesehatan. Bahan-bahannya pun diperoleh dari peternakan dan pertanian yang dikelola sendiri.., sehingga dapat dipastikan tidak menggunakan pupuk-pupuk beracun. Saya bisa mengatakan begitu karena ada penjelasan dari bahan-bahan makanan yang digunakan dalam daftar menu.

Di pintu keluar…, kami di antar dengan… ucapan terima kasih…, “Silahkan datang kembali kapanpun anda membutuhkan” “Maafkan kami bila ada pelayanan kami yang kurang memuaskan. ” “Dan Semoga Allah selalu melindungi anda semua. “.

Hal-hal yang menarik buat saya… (Catatan akhir kunjungan)

1.Kebersihan, Kerapihan, Keteraturan yang ada disini… bahkan hawanyapun sangat segar… layaknya hawa pegunungan yang masih murni.

2. Kumandang ayat-ayat suci Al-Qur’an…, dengan suara yang begitu lembut, dengan ” level Alpha… ” membelai hati ini sehingga menjadi lembut dan pasrah padaNYA

3. Tidak ada satupun tulisan “kasir” di sini… Gratis !!

4. seluruh karyawannya baik pria maupun wanita menggunakan baju muslim, yang sangat sesuai dengan syariah.

=========================================================================

Ya ALLAH jadikan impian ku kenyataan, sehingga tidak ada lagi kekeliruan penanganan dan pendeteksian, yang hanya berakibat pada kesalahan dan terbuangnya waktu pengobatan….

(lihat artikel ini Vaksin penyebab Autis)

Hmmm memang si… “Special Need Center” impianku tadi idealis banget… (Anda boleh menambahkan atau mengurangi impian tadi… silahkan saja…) ya… Seandainya ada pelayanan terpadu yang seramah itu walaupun harus bayar (syukur-syukur ada subsidi silang)…… pasti sudah syukur Alhamdulillah…. buanget…

Mari kita bermimpi…. dan percaya… bahwa Mimpi… bisa jadi kenyataan… bila mau berusaha…
There’s must be a window… to look out and get out from this situation. Haqqul Yakin.

Semua kemajuan Teknologi saat ini…. awalnya karena impian penemunya.

Pls… Open  ………………. http://www.peduliautisme.net/

Jzakallahu khairan katsiran

Iklan

6 Komentar

  1. rusman said

    allahumma amin…

  2. realylife said

    semoga Allah selalu mengabulkan doa dan mimpi kita yang baik-baik
    ambil hikmah dari setiap peristiwa yang kita alami

  3. yanda said

    Subhanallah semoga mimpi itu bukan sekedar mimpi. karena mimpi yang sebenarnya adalah sebuah tekad yang datang dari dalam diri. satu-satunya yang bisa merealisasikan mimpi itu hanyalah diri kita. kita berbuat hal yang sederhana untuk mewujudkan mimpi itu. insya allah dari yang sederhana itu, jika dilakukan secara istiqomah, ia akan menjelmakan mimpi itu.
    Terima kasih, di sekolah kami, SD Hikmah Teladan, Cimahi, ada program inklusi. jadi siswa-siswa kami juga ada yang dianugerahi allah sesuatu yang berbeda dibandingkan dengan anak lain.
    sd hikmah teladan : hikmahteladan.info
    gapai.mimpi@yahoo.com
    Yanda Nur
    Semoga usaha menggapai mimpi menjadi jalan menuju surga-Nya. Amin

  4. yanti said

    Alhamdulillah…
    Ada informasi… sehubungan dengan Expo peduli Autisme 2008, yang akan diselenggarakan pada tanggal 26 & 27 April 2008. Insya Allah untuk hadir tidak dipungut biaya…

    Alhamdulillah… akhirnya… ada juga yang “terketuk” hatinya…

    Semoga beliau-beliau ini akan diganti Allah setiap rupiah yang dikeluarkan dengan kebaikan berlipat ganda Amin

  5. dian said

    Saya percaya

    Saya percaya

    Saya percaya

    Tuhan akan mengabulkan doa kita

    Suatu saat anak Autis akan punya rumah yang indah…

    yang membuat mereka merasa bukan sebagai autis…

    Amin… Ya Rabbil Alamin…

    Jazakillah sudah mampir disini…

  6. edi said

    Assalamu’alaikum Bunda,

    Subhanallah semoga mimpi Bunda menjadi sebuah kenyataan.
    Hal ini saya temukan ketika saya dan istri sedang belanja barang bekas si sbuah toko “BarBeku”. Alhamdulillah, meskipun saya lihat masih sederhana saya pernah menemukan di kawasan Jl. Cinere raya blok M kel. cinere depok, ada pusat terapi autis yang memang digratiskan dan ternyata isinya memang anak-anak dari keluarga kurang mampu. Mungkin kita bisa berbagi dengan mereka.

    Wassalam,

    Waalaikumsalam
    Alhamdulillah… sekarang sudah banyak orang yang berbaik hati mau meringankan beban penyandang autis.., semoga Allah menjadikan amalan mereka sebagai pintu pembuka kebaikan dunia dan akhirat

    Hmmm saya berencana akan mencantumkan tempat-tempat terapi… insya Allah dalam waktu dekat

RSS feed for comments on this post

Komentar ditutup.