Guruku… Anne Ahira

Dia pernah cerita…

Suatu hari dimasa kecilnya…
Anne Ahira… suka duduk beristirahat (sambil melamun) dalam perjalanan pulang dari sekolahnya. Waktu itu (katanya) mulai “menggariskan” perjalanan hidupnya dengan bertekad… “tidak mau lagi hidup dengan apa yang ada saat itu”… “ingin menjadi lebih baik”… “ingin dapat berkeliling dunia”

Dengan bermodalkan keuletan Anne Ahira muda gadis cerdas ini mulai belajar internet marketing (secara otodidak tanpa bimbingan siapa pun.) Kebetulan disamping ia cerdas (he he he… dia paling jago main game lo….) Bahasa Inggrisnya bagus (akunya) sehingga belajar internet dari seluruh pelosok dunia yang berbahasa pengantar Inggris, bukan hal yang sulit untuknya)

Saat itu… komputer masih termasuk “barang langka”.. dan mahal, tanpa menyerah… Anne menggunakan jasa warnet untuk memasuki dunia maya. Tidak hanya menyewa komputer, Ahira mengaku cukup membuat repot pemilik warnet dan para pengguna wamet di dekatnya. Sebab, kerap kali Ahira bertanya mengenai hal-hal dasar pengetahuan internet. Maklum, waktu itu Anne sama sekali baru dalam hal intemet.

Untuk menjadi seperti sekarang ini, memang tidak bisa tidak membutuhkan uang. Untuk masalah yang satu ini, Ahira menggunakan penghasilannya dari bekerja serabutan. Mulai dari menjadi seorang guru pengajar bahasa Inggris, les privat dan mengajar menggambar dilakoninya. Menurut pengakuannya, Anne Ahira juga menjual buku cerita anak dan bahkan pernah berkerja sebagai cleaning service
Tantangan dari orang tuanyapun cukup keras… He he he… dengan senyum-senyum… Anne bercerita… pernah dikira orang tuanya… sudah sampai limit depresi… karena begitu seriusnya.. beliau dengan perjuangan ini.. sehingga mengabaikan banyak hal termasuk istirahat.

Untuk saya, bagian yang paling menarik dari cerita beliau adalah…… Anne mempraktekkan “teori visualisasi”.. Dipasangnya sebuah foto pemandangan dari suatu tempat diluar negri… setelah dimodifikasi (seolah-olah… Anne betul-betul berada disana) di dinding kamarnya…. Dan akhirnya..sekarang Annepun punya foto yang sama… tapi… asli…Anne berada dinegara tersebut.
Hmm demikian hebatnya… tekad baja.

Cerita keberhasilan Anne juga tidak berhenti sampai disitu saja… tahun-tahunnya juga diisi dengan pendapat-pendapat kontroversi. Ada yang pro dan ada yang menghujat.

Saya tidak tahu bagaimana pendapat anda tentang sosok Anne Ahira…, untuk saya beliau guru yang baik… yang tidak pelit berbagi ilmu.. yang sudah memberikan pelajarannya secara sistimatis sehingga gampang di”nikmati”…. yang membuat saya “menghemat”… yang sudah memberikan saya jalan untuk bisa mengais rejeki…. yang… yang… yang…. lainnya.

Mudah-mudahan Ibu guruku, ibu Anne Ahira, akan selalu sehat.. diberiNYA nikmat Iman… seperti ketika beliau… menunaikan Ibadah Hajinya…. Makin gemar… berbagi…sebagai tanda syukurnya. Amin Ya Rabbil Alamin

Iklan

2 Komentar

  1. parentingislami said

    Jadi inget waktu ketemu di POLBAN. Semoga Indonesia semakin banyak internet marketer seperti beliau. At least bisa mengurangi pengangguran di Indonesia ini

    Semoga… yuk belajar yuk

  2. Farihik said

    Ummi
    aku yang rendah ini pernah punya pemikiran…
    ” Anda adalah apa yang Anda inginkan sepanjang hari dalam pemikiran Anda ”
    Anda maksudnya adalah aku yang bodoh ini, Ummi..
    Rupanya Bu Anne Ahira ndak jauh dengan pemikiranku ya Ummi

    Apapun… kita mulai saja sekarang… pelan-pelan… mudah-mudahan… apa yang kita semua cita-citakan segera terwujud… Insya Allah… Terus semangat…Barakallahu

RSS feed for comments on this post

Komentar ditutup.