Rumah Tangga Islami

Nastaghfirullah min kulli dzambin ‘adzim wanatuubu ilaihi taubatan nashuuha,
Ya Allah, kami memohon maghfiroh-Mu atas sebesar apapun dosa-dosa yang kami lakukan dan kami bertaubat atasnya dengan sebenar-benarnya taubat.
Terimakasih Ya Allah…,
Wahai Dzat Yang Maha Pengasih dan Penyayang
Kau berikan kepadaku
Pendamping yang sesuai kriteriaku dan terbaik menurut-Mu
Peliharalah cinta, kasih sayang, ketenangan bathin antara kami
Jadikanlah kami pasangan di dunia dan akhirat….
Ya ilahi berikanlah kepada kami keturunan yang baik
Mereka yang cinta dan ta’at kepada-Mu, Rasul-Mu dan kepada kami
Mereka yang menjadi buah cinta dankasih sayang kami,
Mereka penerus perjuangan dan cita-cita kami
Mereka yang mendo’akan kami
tatkala jasad kami bersatu dengan asalnya
Ya robb….
Jadikan kami hamba yang senantiasa bersyukur
Atas segala karunia yang Kau anugerahkan kepada kami
Jadikan kami hamba yang senantiasa bersabar
Atas segala ujian yang Kau alamatkan kepada kami
Kokohkan iman dan islam dalam hati kami
Sehinga kami terus menikmati saat-saat indah disetiap malam
Dikala Engkau menjenguk kamiDikala Engkau menyapa lara kami
Dikala Engkau menanti do’a kami
Dikala Engkau berjanji akan mengampuni dosa-dosa kami
Wahai Tuhan…
Kami yang hina dan nista ini, Jiwa kami yang berlumuran dosa ini
Datang bermunajat kepada-Mu, Datang mengharap kepadamu
Datang ingin curhat kepada-Mu, Datang ingin berdekatan dengan-Mu
Datang dengan membawa 1001 dosa dan kesalahan
1001 masalah dan problematika hidup serta 1001 permohonan dan harapan

(kutipan dari posting mas Yuliarso)

Menikah… bukan hal yang mudah… sampai-sampai… Ulama berpendapat seseorang yang sudah menikah sama dengan sudah melaksanakan 1/3 isi Al-Qur’an… (baru melaksanakan ya… sempurna tidaknya… wallahu alam)

Ada juga yang mengatakan… mendapatkan… lebih mudah daripada mempertahankan… Jadi.. cita-cita untuk mendapatkan keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah… juga harus diperjuangkan.. dengan sepenuh hati…

Saya pernah juga mengalami… saat-saat tersulit dalam kehidupan perkawinan kami…,(Naudzublilla min dzalik… insya Allah tidak terjadi lagi… dan Jazakumullah untuk sahabat-sahabatku yang telah memberikan banyak dukungan dan doa disaat-saat seperti itu….). Alhamdulillah itu sudah berlalu…

Hmmm ketika saya “terbaca” tulisan diatas… saya jadi terketuk… untuk menyimpannya… dan mengantungnya di dinding rumah maya ini…, agar selalu dapat saya lihat dan baca… Agar dapat selalu mengingatkanku… untuk berserah padaNYA… dalam melangkah bersama keluarga.

Komentar ditutup.