“Allah menyayangiku”

Bolehkan kalau saya PD (Percaya diri)… PD Allah mencintaiku…?????
Hmmm yakin saya… ini bukan karena GR (gedhe rumangsan = besar merasa).
Sure… saya yakin Haqul Yakin…

Hari ini… setelah bayar SPP anak-anak… saya mampir ke klinik di sekolahan… ceritanya pengen berobat… leher ini sudah beberapa hari pegel banget… (awalnya kukira… karena.. posisi tidurku yang “seadanya” dikursi rumah sakit… tapi kok gak ilang-ilang… sudah ku gosok (he he he… nenek-nenek kan obatnya minyak gosok….) minum obat capek (hush… ketahuan nih… kadang saya suka “meracik” obat sendiri…. ) gak juga… dipijat… juga engga’….) e.. waktu saya masuk ke klinik….. ternyata bu dokternya matanya ditutup satu….sakit…. katanya. Memang sudah…lama saya gak “main” kesana… (biasanya sambil nunggu jemput sekolah… saya suka mampir ke klinik dan sedikit ngobrol dengan dokter yang cantik ini…..) semula…saya gak gitu paham apa sakitnya… tapi… akhirnya kami cerita-cerita juga… Ya Allah ternyata dokter memprediksinya kena “tumor Otak”…

Belum Final si… diagnosa tersebut, beliau masih melakukan serangkaian pengobatan yang akan memberikan gambaran pasti, tentang jenis penyakit yang dideritanya. tapi… kebayang kan… seandainya kita yang mendapat vonis itu?

Subhanallahnya… hikmah yang saya petik pagi ini…sampai “menyembuhkan” sakit leherku… alias… gak kerasa lagi…, plus… mengisi relung hatiku sampai dalam… adalah
(ini saya sarikan dari ucapakan-ucapan ibu dokter yang cantik itu)

1. Saya cukup bersyukur… Allah menyayangi saya… memberi saya sakit… sehingga saya sadar… bahwa kemungkinannya ada saya akan mati. Dengan kesadaran ini…, saya tergugah… dan mulai mempersiapkan kematian saya…. Seandainya… memang Allah menghendaki saya mati sekarang…Sungguh tidak terbayangkan untuk saya…, jika Allah begitu saja mengambil nyawaku tanpa saya sempat mempersiapkan diri… Saya belum punya bekal… Saya malu menghadap pada Allah.

2. Saya menyadari (akhirnya) bahwa anak-anak saya mempunyai hidup sendiri… tidak bergantung pada saya semata..(putrinya 3 orang yang terbesar kelas 6 SD). Allah menyayangi anak-anakku… Kenapa… karena sudah berbulan saya mencari seorang pembantu… di rumah… tapi saya tidak pernah dapat. Subhanallah… dihari saya sakit dan Anfal… Allah memberiku seorang pembantu… dan 2 hari setelahnya… satu lagi pembantu, Allah kirimkan untuk membantu kesibukan rumah tanggaku. Alhamdulillah… Subhanallah Anak-anakku gak perlu “keleleran” karena ibunya sakit

3. Allah menyayangiku…. dihari-hari aku sakit (sudah sebulan beliau sakit dan… hari ini… beliau baru bertugas lagi diklinik… setelah… istirahat dirumah) begitu banyak orang-orang yang sangat baik kepadaku… memberiku dukungan memberiku semangat… (yang dulunya… tidak punya perhatian… sekarang seperti saudara bagiku) Saya yakin… ini juga karena Allah menyayangiku… dan tidak tega melihatku… sakit

4. Allah menyayangiku…karena aku masih punya orang tua lengkap…, yang sekarang setiap hari datang kerumahku (mereka tinggal satu kota) untuk menjengukku dan mendoakan kesembuhanku… sehingga saya merasa sangat nyaman… dengan kekuatan lembut ibu…

5. Allah menyayangiku…. karena itu… untuk membalas cinta dan sayang beliau… saya akan terus bekerja disini… menolong orang-orang yang membutuhkan pengobatan…(catatan… selain dikhususkan untuk klinik sekolah.., klinik ini juga buka untuk umum dan memberikan pengobatan gratis pada kaum dhuafa yang datang) sampai… saya sudah benar-benar tidak sanggup.

Ya Allah.. memang… setiap makhluk… harus menempuh “Ujian kelulusan” agar dapat naik kelas menjadi “Ikhsan Mulia”. Dan…Allah sangat paham sifat manusia… sehingga Ujian untuk setiap orang sangat spesifik… (subhanallah)… Berbahagialah… manusia-manusia yang sedang menghadapi ujian… (karena pasti setelah ini adalah “pesta kelulusan”… insya Allah) berbahagialah… mereka-mereka yang sudah mempersiapkan diri… belajar… untuk menghadapi ujian… pasti nilai kelulusannya baik… (Amin Ya Rabbil Alamin)…. Yang paling penting…. berbahagialah… manusia yang berlesempatan diuji… karena artinya Allah care… Allah mencintai… Allah menyayangi kita….

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar”
QS Al Baqarah (2) : 155

“Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar”
QS Al Ahqaaf (46) : 35

“Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu”
QS Muhammad (47) : 31

“Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka”
QS Al Ankabut (29) : 3

Untuk Sahabatku… Ibu Dokter Irma yang cantik, yang sabar, yang telaten… yang telah banyak mengobati anak-anakku… (juga saya)… saya mendoakan kesembuhanmu… saya mendoakan kebaikanmu atas segala yangkau hadapi sekarang… saya mendoakan agar Allah memberimu lagi kekuatan untuk bertahan dan berjuang… saya mendoakan agar sabarmu.. (yang subhanallah… tercermin dari cara dan isi ceritamu) adalah kunci pembuka kelulusan untukmu….

Demikian juga… untuk semua muslimah… dan muslimin yang kebetulan sakit ataupunsedang menghadapi ujianNYA…saat ini… tulus… saya mohonkan hal yang sama akan Allah berikan kepadamu Amin Ya Rabbil Alamin

Iklan

1 Komentar

  1. safegoreti said

    Hi…Saudari Yanti saya salut dengan iman Anda yang teguh itu, bersyukurlah setia saat kepada Allah yang selalu menyayangi kita. Okey…GBU.

    Amin… mudah-mudahan doa anda didengar dan diijabah Allah…
    Terima kasih sudah mampir…

RSS feed for comments on this post

Komentar ditutup.