Fotografer cilik

Sahabat… Alhamdulillah… kami sekeluarga… sudah kembali dari “mudik”.

Perjalanan yang jadi lumayan panjang dan lama… (walaupun tujuannya gak jauh-jauh amat, cuman 750 km-an). ya… gitu lah.. banyak berhentinya…. maklum.. jarang-jarang kami.. “berlibur” , kesempatan yang satu ini benar-benar diniiikkkmaaaatttiiii.

Sepanjang perjalanan… dan selama dikampung halaman… Aini… sicantik… jadi fotografer cilik. Semua sudut, semua orang, semua benda  tidak lepas dari incaran bidikannya…  Sekali beraksi… bisa tersimpan ratusan foto… (ha ha ha…) Alhamdulillah… sekarang sudah ada kamera digital ya…, jadi gak boros-boros amat.. untuk mencetak.

Yang tidak terlupakan… ketika mau foto bersama keluarga…, Aini bersikeras untuk mengambil foto… gak boleh yang lain… (walah… kayak yang udah prof aja ya….) Perlu waktu lama untuk bernegosiasi… dan… sempat… ‘dibanting’lah.. kameranya… karena… Aininya udah “frustasi” mesti gantian motret….

Sebenarnya… Aini sebagai fotografer  ini bermula dari ketidak sengajaan…

Saya membaca buku “MENITI PELANGI” yang dikarang oleh ibu Sarasvati. (PS buku ini bagus lo… cerita sejati tapi… juga banyak memberikan “masukkan” tentang proses belajar Ananda, putra ibu sarasvati yang juga penyandang autis).  Diakhir cerita… dituliskan banyak sang putra menemukan dunianya.. dalam bidang fotografi. Oleh Sang Imam… Aini pun dicoba… diberi kepercayaan untuk menggunakan kamera digital kami, (memang pada awalnya… Aini sudah coba-coba memotret lewat HP… meniru kakak-kakaknya).

Subhanallah… dari yang foto “mutilasi”… (he he he karena difoto ada badan tanpa kepala, tangan saja, jari saja, separuh lemari dsb-dsbnya)… Aini terus belajar… akhirnya ada peningkatan. Yang membuatku bahagia adalah… ekspresi Aini setiap kali selasai memotret dan melihat “hasil karya”nya… She’s Haaaappppyyyyy… dengan seruan-seruan spontannya…

Ini sebagian karya Aini….

Kapan sampainya yaaaa?           Dimanapun game….            Cinderella… film

Dari balik teralis……                                                 Foto perjalanan….

Meja kerja bapak..                                                        Ngitung yuuuk

Kenangan…..                                    Halaman samping

Teras belakang.                                             Jumlah tamu = …..?????

Laudry time

Tak terlupakan

Pemandangan dari tempat dudukku                         Satu kakiku…

Komentar ditutup.