Finger Test Print

Seorang Sahabat.. dengan bahagia.. menceritakan tentang bakat anaknya yang Autis.. Sang Anak telah melakukan sebuah “penyelidikan” tentang bakatnya… Nama test ini “Finger Test Print” Sahabat itu kini merasa yakin dan tenang dengan masa depan sang anak. Maklumlah… “mengarahkan” seorang anak autis bukan main sulitnya… sehingga untuk mengetahui mana minat dan bakatnya.. sudah pasti sangat sulit juga.

Cara test ini adalah dengan melakukan “Scanning”.. terhadap tangan sang anak.. kemudian dengan bantuan Komputer beserta softwarenya.. akan dilakukan analisa.. dalam waktu yang singkat (bervariasi,… antara 1 hari hingga 1 minggu) akan didapat sebuah laporan yang mengulas tentang bakat dan minat sang anak.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di : “Finger Test Print”

Hmm.. untuk saya, hal ini adalah sebuah pertanyaan besar…  Apakah Finger Test Print ini sama dengan “ramalan”.. karena…..

Dari : Panduan Serena Tentang Ramalan

Sebenarnya banyak cara untuk membuat ramalan. Ramalan melalui tangan telah dilakukan sebelum tercatitnya sejarah manusia. Lihat Ramalan melalui tangan Cina dan Ramalan melalui tangan India juga. Ramalan melalui tangan dapat dilihat melalui bentuk tangan, rajah retak tapak tangan dan kuku. Perkembangan baru dalam kepandaian ini sudah mencapai tahap analisis tangan melalui dermatoglifik (cap jari dan rajah kulit).

Dari kesimpulan-kesimpulan bacaan diatas.., bahwa cara kerja dari Finger test print adalah dengan mengandalkan “guratan-guratan” di tangan untuk “memperkirakan masa depan” dan minat bakat seseorang, sayapun menjadi ragu untuk mengikut sertakan Aini dalam Test (kebetulan kok biayanya… mahal juga ya.. 1,5 juta). Dan karena….

Dalam Islam yang namanya Ramal-meramal itu sangat berat hukumnya..

Nabi Muhammad SAW telah mengingatkan kita semua akan praktik-praktik semacam itu, beliau bersabda : “”Barangsiapa yang mendatangi seorang peramal (termasuk tukang ramal lewat tangan, membaca kartu tarot dll) lalumempercayai apa yang dia ramalkan, maka ia telah kufur terhadap wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam .”
(HR. Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad)

Beliau juga bersabda, “”Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal lalu
bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima sholatnya selama 40 hari (Hadist Riwayat Muslim).”


Subhanallah.. dalam kebingungan ini,  apakah saya ikut atau tidak mengobservasi aini dengan sistim ini, Aini diobservasi oleh ahli NLP (NLP= Neuro-Linguistic Programming adalah model komunikasi interpersonal dan merupakan pendekatan alternatif terhadap psikoterapi yang didasarkan kepada pembelajaran subyektif mengenai bahasa, komunikasi, dan perubahan personal). Cara observasinya adalah dengan mengamati kegiatan Aini sehari-hari.. baik disekolah maupun dirumah..

Subhanallaah.. secara garis besar.. apa yang disampaikan dalam laporan NLP hampir sama dengan laporan yang diterima oleh sahabatku (hasil FingerTest Print) putranya….

Sampai sekarang Saya memang belum berani memastikan apakah Fingertest Print sama dengan meramal ataukan tidak sama. Tapi.. saya lebih memilih selama masih ada jalan yang lain.., saya tidak akan melakukan hal ini.

Dan yang paling menarik adalah… kalimat sang ahli NLP.., bahwa orang tua, sebagai seseorang yang terdekat, punya perhatian dan mempunyai akses selama 24 jam untuk berdekatan dengan putra/inya… sebetulnya lebih berpeluang untuk dapat “membaca” masa depan anak-anaknya… asalkan.. rajin mencatat… setiap kegiatan yang dilakukan oleh sang anak, menganalisanya dengan bening hati… Subhanallah. Tidak perlu menggunakan bantuan… siapa dan apapun, kecuali Allah Azza wa Jalla

1 Komentar

  1. achoey said

    Subhanallah Bunda

    Hanya Allah yang Tahu apa yang dibutuhkan hambaNYA…

RSS feed for comments on this post

Komentar ditutup.