Amrozi dkk, Mujahid ataukah Teroris?

Mujahid adalah orang yang berjuang dijalan Allah
Teroris adalah orang yang menggunakan kekerasan untuk menimbulkan rasa takut. Pertanyaan apakah Amrozi dkk adalah orang-orang Mujahid ataukah Teroris?.. masih saja tersisa walaupun mereka telah menjalani eksekusi hukuman Mati, Dini hari tadi, 9 Nopember 2008 jam 00.15 (Innaa lillaahi wa innaa illaaihi roji’un)

Berkenan dengan pertanyaan yang masih “menggantung” tersebut ada istilah istilah yang berkaitan yaitu :

Pahlawan adalah orang yang berjasa pada negara dan bangsa
Musuh adalah orang yang melakukan tindakan-tindakan yang bertujuan untuk melawan bahkan menghhancurkan keberadaan sebuah negara atau bangsa.

Kenapa saya sampaikan ini adalah kata-kata yang berkaitan? Yah.. karena kedua kata tersebut apakah mujahid ataukah teroris sering digabungkan dengan tujuan agar dapat menjadi “pahlawan” ataupun akhirnya dianggap sebagai “musuh”

Kembali lagi bagaimana seorang disebutkan Pahlawan? Dan Bagaimana seseorang akan di”cap” sebagai musuh bangsa.? Ini adalah suatu hal yang sangat subyektif. Tergantung dari sisi mana kita berada.

Seorang Soekarno…, Seorang Panglima Diponegoro, seorang Cut Nyak Dien dan lain-lainnya yang telah benar-benar mendapatkan penghargaan dan gelar sebagai pahlawan bangsa bagi bangsa Indonesia ini, masihkan akan mendapatkan gelar yang sama ataukah malah gelar sebaliknya jika dilihat dari sisi sang penjajah… bangsa Belanda.. yang saat itu menjajah negara Indonesia ini? Yah.. begitulah.. tidak ada satupun kebenaran yang mutlak benar.. jika kita masih berada dalam kepentingan kita sebagai manusia, sebagai bangsa, sebagai negarawan.. dsbnya.

Waktu saya kecil, almarhum ayah.. selalu bicara.. dan menyuruh saya untuk melihat apapun dari berbagai macam sudut, sebelum membuat sebuah kesimpulan. Dan tidak pernah memandang rendah… asal muasal kebenaran muncul. Bahkan beliau juga selalu menyarankan untuk mau mengadaptasi kebenaran jika memang kebenaran tersebut adalah kebenaran yang HAQ, (yang berdasarkan Al-Qur’an dan Al Hadist) tanpa sekalipun mempertimbangkan asal kebenaran.

Contoh sederhana adalah.. jika suatu ketika.. kita membuang sampah tidak pada tempatnya, dan diingatkan oleh anak yang masih balita…, tidak sepantasnya jika kita tersinggung dan berargumentasi yang bertujuan memojokkan sang anak.

Contohnya lagi : Tukang Koran Langganan saya… selalu berusaha mengembalikan uang pembayaran koran.. walaupun hanya Rp 100,- saja. Sungguh ini sebuah contoh kejujuran dan rasa penghargaan terhadap diri sendiri yang demikian kuat, yang selalu saya coba teladani. Sungguh berbeda dengan kebanyakan toko dan pasar swalayan.. yang seringkali.. “meniadakan” kembalian yang bernilai rupiah kecil, padahal jika kita coba kalkulasi.. dalam hitungan hari, dalam hitungan bulan, dalam hitungan tahun, berapa banyak “uang tak bernilai” yang mereka kumpulkan? (Suatu program pengumpulan pembulatan pembayaran… di sebuah toko swalayan,.. dan akan digunakan dalam rangka dana amal dalam waktu yang relatif singkat, terkumpul sejumlah uang yang totalnya mencapai pulahan milyard… subhanallah)

Jika saya gabungkan semua apa yang saya tahu dengan keberadaan Amrozi CS… Pada psinsipnya…tetap sama, yaitu jika kita mengganggapnya sebagai Mujahid.. sisi mana dalam diri kita, sebagai manusia yang bicara dan menyampaikan pesan bahwa mereka adalah mujahid?. Jika kita bicara bahwa dia adalah teroris… hmm sama.. dari sisi mana kita melihat apa yang dilakukannya. Dengan demikian terus-terang saya lebih suka bicara Wallahu Alam… (Hanya Allah yang Tahu semua kebenaran ini)

Yang terpenting.. adalah bagaimana saya melihat ini sebagai sebuah kejadian yang harus saya coba telaah dengan sebaik-baiknya… melihat sisi baik yang dapat saya ambil dan adaptasi kemudian membuang sisi lain yang sekiranya.. (menurut saya) tidak memberikan sisi positif. Dan dalam membuat sebuah keputusan…. kembali lagi… kita harus tetap berpegangan pada apa yang HAQ.. yaitu Al-Qur’an dan Assunah.

Menurut saya sisi positifnya adalah… begitu yakin dan bersemangatnya mereka atas apa yang dilakukan adalah berdasarkan “KEYAKINAN MUTLAK akan KEBENARAN dalam ISLAM” Hmm yang jujur.. belum dapat saya lakukan… saya masih banyak menimbang.. “Apa kata Orang”.. saya masih sering mempertanyakan.. jika ada bagian-bagian dari Al-Qur’an dan Al Hadist yang tidak sesuai dengan pertimbangan akal saya sebagai manusia… (Ya Allah ampunilah saya…) Sayapun.. kurang Keukeuh… jika melakukan apa yang menjadi keharusan dan apa yang menjadi larangan bagi saya, sebagai umat Islam… (Ya Allah… begitu rendahnya aku dengan kadar keyakinanku…)

Sisi negatifnya.. (maafkan aku ya Allah yang telah lancang berani menilai hambaMU).. saya kurang setuju dengan sikap yang (menurut saya) kurang santun.., bicara dengan nada yang begitu keras.. dengan tutur bahasa yang tajam… (Huff saya juga sering melakukan hal yang sama ya Allah… maafkan aku ya Allah) Ketika menyampaikan kebenaran itu.. Sehingga (mungkin) akhirnya.. apa-apa yang niatan baik untuk disampaikan tidak dapat disampaikan dengan baik..(kesannya Arogan.. dan begitu percaya diri bahwa.. semua yang dikerjakan benar belaka.. tanpa memperhitungkan beban batin para korban yang mendengarnya) bahkan menimbulkan antipati. Padahal dalam Islam… Akhlaqtul Kharimah adalah yang terpenting… bukankah.. Nabi Muhammad saw pernah mengatakan; “Beliau diutus untuk memperbaiki Akhlaq manusia”

Nabi Muhammad dengan Akhlaqnya yang sangat muliapun.. pergi berperang… dengan sikapnya yang sangat menghargai orangpun.., tetap membela kebenaran Islam.. Tetapi.. Nabi Muhammad sanggup meletakkan dirinya.. sebagai seorang Pahlawan, seorang Mujahid sekaligus sebagai seorang musuh yang sangat disegani dan dihormati bahkan disayangi oleh musuh-musuhnya… Subhanallah….
Bahkan Hingga kini… setelah ratusan tahun beliau tiada.. nama beliau tetap berada diperingkat teratas dari 100 orang yang sangat berpengaruh terhadap dunia… (Semoga segala kebaikan, Kasih sayang dan Rahmat Allah tercurah pada junjungan kita, Nabi Muhammad saw beserta keluarga dan para sahabatnya.. Amin Ya Rabbil Alamin)

Sungguh Hanya Nabi Muhammad saw lah.. kita meneladani sikap seorang Mujahid Sejati… Insya Allah… Allahu Akbar…

26 Komentar

  1. arga_x said

    amrozy cs adalah seorang pahlawan, dan saya yakin bahwa yang melakukan itu bukanlah mereka.mereka hanya difitnah saja.sebenarnya yang melakukan pengeboman itu adalah orang lain yang ingin menjatuhkan mereka,dan ingin menjatuhkan agama islam.mengapa mereka tega melakukan itu, padahal kami selalu menghormati agama lain dan tidak pernah berlaku semena-mena kepada agama lain.seandainya kalian tahu apa yang telah diperbuat oleh agama + pada agama islam, mudah-mudahan saja lah kalian bisa sadar.Aminnnnnn.

    Wallahu Alam… kebenaran semata hanya milik Allah… Al Malik

  2. lagger_Z said

    Amrozy cs tidak bersalah…….kaliaaaaan haruuus tauuuu ituuuuuuuuuuu

    Wallahu Alam… Hanya Allah yang Tahu.. segala yang ada dilangit dan dibumi..

  3. bimmer_V said

    Saya yakin mereka tidak bersalah,mereka hanya difitnah sajaaaa.SaYa YaKiN ItUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU</strong>

    Wallahu Alam,.. Segalanya Kebenaran Hanya bersumber pada Allah semata… Manusia penuh salah.. dan tidak mengetahui apapun

  4. flame_Y said

    Saya akan selalu membela yang benaaaar…

    Amin… Semoga Allah… menijabah.. keinginanmu sahabat

  5. made said

    InsyaAlloh mereka SYAHID sebagaimana yang mereka dan kami rindukan.
    Tidak ada urusan dunia ini yang besar dan tidak ada urusan akherat yang kecil….bagi orang yang yakin akan perjumpaan dengan Robbnya.

    Amin… Hanya DIA yang tahu semua yang ada di langit dan di bumi.. tidak ada satupun yang mampu menyembunyikan apa yang sudah jadi kehendakNYA… Dan Hanya KepadaNYA kita berserah serta berharap. Amin

  6. saDJa said

    btw, gimana ya hukumnya dengan keadaan korban atau keluarga korban aksi Amrozi Cs (yang beragama Islam). Bukankah dalam Islam ada hukum Khisos. Apakah kematian mereka, Amrozy Cs, itu menjadi (secara tidak langsung) dari pelaksanaan Hukum tersebut.

    Wallahu Alam…

    Hanya Allah pemegang semua keadilan… manusia sangat terbatas untuk hitungan adil ataupun dzholim..

  7. OB said

    Innalillahi Wa Innaillaihi Roji’un

    Amin.. Laa haula walaa quwata illaa billah..Berilah kekuatan pada semua yang ditinggalkan…

  8. yang jelas udah dieksekusi
    simak kronologis terjadinya eksekusi

    Thx untuk infonya….

  9. Iksan said

    Mas2 ato mbak2,Amrozi dkk itu cuma WONG NDESO,mana bisa buat ledakan yang bisa menghancurkan sampai seperti itu????bahkan tanah uang diperkirakan beratnya mencapai 2 ton didepan Sari club sampe terangkat..

    Apa mungkin Amrozi bisa buat bom sprt itu????
    Apa mungkin Sarjana2 ITB bisa buat bom sprt itu???Teman anda bisa ga????ISO RA NDHEZZZ??
    Kenapa hanya warga Australia jd korban,AMERIKA TDK AD???Aneh!!!

    Jadi,AMROZI dkk BKN PELAKU BOM,MEREKA HANYA DIFITNAH!!!!

    Jadi Hanya orang2 yang punya LOGIKA/NALAR yang bisa membedakan mana yang HAK dan yang BATIL…

    Allahu Akbarr!!

    Wallahu Alam… pandangan dan pendengaran manusia bisa menipu.. Kebenaran di atas kebenaran, Kebenaran yang Haq hanya milik Allah… tak kan sanggup kita manusia menandingiNYA…

  10. dana said

    @Iksan

    Ya, wong ndeso alumni afganistan.😉

    Hmmm beritanya memang begitu… benar atau salah… Wallahu Alam,..

  11. atwarbajari said

    Bagaimana saya, anda, mereka atau siapapun menilai amrozi dan kawan-kawan adalah mujahid atau pahlawan, sementara secara mendalam kita tidak tahu apa motif yang ada di dalam isi kepala amrozi juga tidak tahu. Mereka hanya secara dramaturgis memainkan peran yang mereka inginkan seperti itu. Kita tidak tahun motif mereka apa. Seacara kasat mata hanya bisa dilihat dari perilaku dan tindakan yang kita pandang dari jauh……

    Wallahu Alam.. Hanya kepada Allah kita berserah diri… Allah yang mengetahui apapun yang tersembunyi..

  12. bayu200687 said

    wallahu a’lam

    Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, menjelaskan tentang hukum perkataan
    “fulan syahid”, dalam kitabnya Majmu Fatawa Arkanil Islam, edisi Indonesia
    Majmu Fatawa, Bab Aqidah.

    Pertanyaan.
    Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : “Apa hukum perkataan,
    ‘fulan Syahid ?’.

    Jawaban.
    Jawaban atas hal itu adalah bahwa seseorang dikatakan syahid itu dengan dua
    sisi yaitu :

    Pertama.
    Hendaknya terikat dengan suatu sifat, seperti : Dikatakan bahwa setiap orang
    yang dibunuh fisabillah adalah syahid, orang yang dibunuh karena membela
    hartanya adalah syahid, orang yang mati karena penyakit thaun adalah syahid
    dan yang semacamnya. Ini adalah boleh sebagai mana yang terdapat dalam nash,
    dan karena kamu menyaksikan dengan apa yang dikhabarkan oleh Rasulullah
    Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Yang kami maksud boleh adalah tidak dilarang.
    Jika menyaksikan hal itu, maka wajiblah membenarkan khabar Rasulullah
    Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

    Kedua.
    Menentukan syahid bagi seseorang, seperti kamu mengatakan kepada seseorang,
    dengan menta’yin bahwa dia syahid. Ini tidak boleh kecuali yang disaksikan
    oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam atau umat sepakat atas
    kesyahidannya. Al-Bukhari dalam menerangkan hal ini ia berkata : Bab. Tidak
    Boleh Mengatakan Si Fulan Syahid. Ia berkata dalam Al-Fath Juz 6 halaman.
    90, yaitu tidak memvonis syahid kecuali ada wahyu. Seakan dia mengisyaratkan
    hadits Umar, bahwa beliau berkhutbah. “Dalam peperangan, kalian mengatakan
    bahwa si fulan syahid, dan si fulan telah mati syahid. Mudah-mudahan
    perjalanannya tenang. Ketahuilah, janganlah kalian berkata demikian, akan
    tetapi katakanlah sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
    : Barangsiapa mati di jalan Allah atau terbunuh maka ia syahid”. Ini adalah
    hadits hasan yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Sa’id bin Manshur dan lainnya
    dari jalur Muhammad bin Sirrin dan Abi Al-A’jafa’ dari Umar.

    Karena persaksian terhadap suatu hal yang tidak bisa kecuali dengan ilmu,
    sedang syarat orang menjadi mati syahid adalah karena ia berperang untuk
    meninggikan kalimat Allah yang tinggi. Ini adalah niat batin yang tidak ada
    jalan untuk mengetahuinya. Oleh karena itu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa
    sallam bersabda sebagai isyarat akan hal itu.

    “Artinya : Perumpamaan seorang mujahid di jalan Allah, dan Allah lebih tahu
    siapa yang berjihad di jalan-Nya….” [Bukhari : 2787]

    Dan sabda beliau.
    “Artinya : Demi Dzat diriku berada ditangan-Nya tidaklah seseorang terluka
    di jalan Allah kecuali datang dihari kiamat sedang lukanya mengalir darah,
    warnanya warna darah dan baunya bau Misk” [Hadits Riwayat Bukhari : 2803]

    Akan tetapi orang yang secara dhahirnya baik, maka kami berharap dia syahid.
    Kami tidak bersaksi atas syahidnya dia dan juga tidak berburuk sangka
    kepadanya. Raja’ (berharap) itu satu posisi di antara dua posisi (bersaksi
    dan buruk sangka), akan tetapi kita memperlakukannya di dunia dengan
    hukum-hukum syahid, jika ia terbunuh dalam jihad fi sabilillah. Ia dikubur
    dengan darah di bajunya tanpa menshalatinya. Dan untuk syuhada’ yang lain,
    dimandikan, dikafani dan dishalati.

    Karena, kalau kita bersaksi atas orang tertentu bahwa ia mati syahid
    keonsekwensinya adalah kita bersaksi bahwa ia masuk surga. Mereka tidak
    bersaksi atas seseorang dengan surga kecuali dengan sifat atau seseorang
    yang disaksikan oleh Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan sebagian yang
    lain berpendapat bahwa boleh kita bersaksi atas syahidnya seseorang yang
    umat sepakat memujinya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah termasuk
    yang berpendapat seperti ini.

    Dengan ini, maka menjadi jelas bahwa kita tidak boleh bersaksi atas orang
    tertentu bahwa ia mati syahid kecuali dengan nash atau kesepakatan. Akan
    tetapi bila dhahirnya baik maka kita berharap demikian sebagaimana
    keterangan diatas, dan cukuplah nasihat tentang ini, sedangkan ilmunya ada
    di sisi Sang Pencipta.

    [Majmu Fatawa, Bab Akidah, hal. 208-210 Pustaka Arafah]

  13. Mungkin yang bilang Mereka Mujahid adalah mereka yang tidak dapat memaknai dengan arti Jihad

    sebenarnya. Terlepas dari kesalahtangkapan atau Fitnah, tapi yang saya tau mereka yang menjadi tertuduh dan bukti memidana mereka sehingga yang berkata mereka itu Mujahid adalah mereka yang ingin Islam ini Hancur

    Lalu apakah mereka yang menilai tindakan mereka itu suatu Jihad tidak mengerti arti Rohmatan Lil ‘Alamin????

    mari kita rubah paradigma yang kadung melekat di diri Islam akibat mereka yang menyalah artikan Jihad, dengan berbuat baik kepada sesama makhluk.

    http://gubugsurya.wordpress.com/kenapa-harus-islam

    Jihad.. adalah.. sebuah inti nafas.. yang harus kita laksanakan jika ingin meraih hidup yang khusnul khotimah… Jihad bukan hanya peperangan.. mendidik anak agar menjadi manusia sholehah/ sholeh, bekerja dengan ladasan keimanan dan keislaman.. bahkantermasuk “nge-blog” ini… inipun sebuah jihad.. jika kita berjuang habis-habisan membawa dan mempertahankan keimanan disini… So… semangat..lah.. mari terus berjihad

  14. Bunda, maaf, aku ngga’ tau skenario-Nya.

    Yah.. Wallahu Alam…

  15. makin jelek-lah nama islam kalo teroris kayak gitu dibilang mujahid

    Wallahu Alam.. Kebenaran hanya milik Allah

  16. Iksan said

    to mbak mercury……

    Mbk tw teroris itu ap?????

    Jangan langsung memvonis sesama muslim dengan teroris!!!!

    Dalam Islam,TIDAK ADA YANG NAMANYA TERORIS!!!

    Apa yg sdh anda perbuat utk BANGSA ini ketika krisis moral menggerogoti kaum2 muda???prostitusi,pornografi??
    Maaf,mungkin anda salah satu orang yang setuju tabloid PLAYBOY disebarluaskan!!Maaf,dengan jalan sprt itu,MEREKA (Amerika n the gank) dengan mudah merusak MORAL UMAT ISLAM!!!Ingat itu mbak!!!

    Kalo kita hanya menghujat dan menghujat ORANG2 SPRT AMROZI DKK YG TERNYATA BELUM TERBUKTI BERSALAH (INGAT!!!TIDAK ADA BUKTI YG MELEDAKKAN BOM DI SARI CLUB ADLH AMROZI),maka Islam tinggal menunggu kehancuran..

    Jadi mari kita sesama ummat Islam,bersatu mempererat akhlak dan akhidah kita sebagai umat yang TERBAIK..

    Satu lagi salah satu Haditz,maaf tidak tahu drmn tp sy pernah baca (Bagi yg tahu mhn ditunjukkan).
    “Roh orang2 yang mati Syuhada,Mujahid,Mati dalam keadaan Berjihad,maka rohnya akan dibawa terbang kelangit bersama dengan burung2” (maaf,apabila tdk sempurna)..

    Nah loh,lihat berita di TV nggak,waktu pemakaman Amrozi dan Ali Ghufron,diatas rumahnya terlihat 3 burung gagak yg sedang berputar2 mengitari rumah SANG MUJAHID..

    Hubungkan Haditz diatas dengan kejadian wkt pemakaman Amrozi!!!!

    WallahuAlam….

    Allahu Akbar!!!Allahu Akbar!!!Allahu Akbar!!

    Ehmmm ehmmmm…. Tarik napas dong sahabat… yang paaannnjjjaaaannnng. Semua orang perlu waktu dan proses untuk dapat mencapai sebuah “titik” dalam hidup.. Mungkin benar, ketika sahabat kita Mercury.. bilang begitu,.. karena pada saat ia bicara sisi pandangnya memang menghasilkan sebuah pemahaman yang demikian… si Mas.. pun punya hasil pandangan yang berbeda dari hasil pengamatan sisi yang lain… (padahal insya Allah “persoalannya” sama kan????)
    Let sit and talk… bicara bersama.. itu nikmat… insya Allah akan ada jalan keluar yang baik untuk bersama OK??? Sungguh berbahagialah orang-orang yang mencintai, menyayangi, saling mengingatkan karena Allah….

  17. Bonanza said

    Sudahlah jangan pada ribut, mereka ber 3 sedang asyik menikmati 72 bidadari yg masih perawan semua, jadi jangan diganggu dengan suara2 berisik seperti itu.

    Mereka mangku bidadari2, sambil nenggak khamir yg selama ini dilarang diminum, sekarang boleh minum sepuas2nya.

    Buah2an terbaik tersedia semua dan tdk ada habis2nya.

    Asyiiik bener…..ayo siapa mau ikutan lagi??

    Wah.. emang gitu ya mas…????

  18. Iksan said

    Sluman,Slumun,Slamet…..

    Makasih mbak mengingatkan…

    Jadikanlah Sabar dan Shalat sebagai penolongmu..

    Saya heran,knp (terutama sesama Muslim) langsung memvonis Amrozi yg notabene adlh Muslim dengan kata-kata teroris???

    Pasti anda tahu HANYA DARI MASS MEDIA yg menyajikan berita tidak proporsional antara yg PRO Amrozi CS dan KONTRA Amrozi CS..

    Ya jelas,lha wong di tipi2,mass media kebanyakan yang disorot HANYA KOMENTAR-KOMENTAR YANG KONTRA dgn Amrozi CS..

    Apa anda pernah tahu di tipi2,mass media KOMENTAR YANG PRO????

    Mohon,kalau menarik kesimpulan itu mbok yang waras…eh wajar..Tolong bandingkan antara yg PRO dan KONTRA,baru anda2 bisa menarik kesimpulan…

    Wahai umat Muslim,FITNAH itu lebih kejam dari MEMBUNUH…

    @Bonanza:
    Apakah Anda Seorang Muslim???

    Anda senang Amerika MENGINJAK2 IRAK,AFGHANISTAN,dll???
    Anda senang ISRAEL MEMBABI BUTA MEMBUNUH ANAK2 PALESTIN??
    SUDAH BERAPA JUTA NYAWA MELAYANG AKIBAT BUAH PERBUATAN ZIONIS ISRAEL DAN AMERIKA (LAKNATULLAH)????

    BAGI YANG PIKIRANNYA HIDUP,knp perbuatan Amrozi (blm tentu dia yg melakukan krn tdk didukung bukti2 yg kuat) dibesar2 kan???

    Bandingkan hny 202 nyawa orang dengan BERJUTA-JUTA nyawa yg dibantai Amerika n the gank (KEBANYAKAN UMAT MUSLIM),SEAKIDAH DENGAN KITA KAWAN!!!

    Apa yg sdh kita perbuat??apa yg sdh anda perbuat???

    1.Apabila anda melihat kemaksiatan,tegurlah dengan tanganmu
    2. Apabila tidak mampu dengan tanganmu,maka dengan lisanmu.
    3. Apabila tidak mampu dengan lisanmu,maka dengan hatimu.Inilah selemah-lemahnya iman..

    (maaf apabila tdk sempurna)

    Sudah berbuat apa kita dengan tindak tanduk Amerika dan Israel????

    Mas… memang.. anda hebat… saya senang membaca komentar anda ini… curahan hatiku ketika membacanya ada di “LISTEN to ME” semoga menjadikan kita semua makin “bercahaya”…
    Btw.. Thx

  19. Tetragus said

    Kalo mau memerangi amerika dan sekutunya pergi aja sana ke negara mereka atau ke afganistan,iraq atau palestina. Jangan ngancurin negara sendiri + ngebunuh saudara2 kita sendiri. Ini yg namanya pahlawan??? justru Amerika +sekutunya malah ketawa ngelihat ulah kita. Kalo mo jihad yg bener jangan membabibuta. dalam perang aja ada aturan dan etikanya. MANUSIA ITU BUKAN TUHAN JADI JANGAN MERASA JADI ORANG YG PALING BENER DAN PALING BERIMAN SEHINGGA HARUS MAKSA2 ORANG IKUT KEYAKINAN KITA.

    Sahabat… saya paham isi komentar anda.. Jika boleh saya meminta untuk “keadilan”.. maukah anda membaca “surat dari seorang wanita bernama fatimah” dan memberi komentar disana… ??? Semoga dengan demikian anda akan menyadari bahwa keadaan tersebut (tidak persis sama memang… tapi “nyerinya” kurang lebih sama) dirasakan juga oleh umat muslim Indonesia di Poso, di aceh dan di kalimantan… beberapa waktu yang silam… Terima kasih untuk kebaikan hatimu

  20. Iksan said

    @tetragus..
    Anda tulis jihad yang bener.
    Kebetulan,saya hny org awam yg sdkt thu pengetahuan ttg agama,jd pengen tw bagaimana cara JIHAD yg benar agar: 1.saudara2 muslim yg di timur tengah tidak terus2an ditindas oleh Israel & Amerika.
    2.Agar tdk trjadi krisis moral di indonesia seiring dgn menjamurny tmpt2 hiburan malam (khususny Bali),tempat2 lokalisasi, tabloid esek2 (playboy,dll),anak2 muda yg terpengaruh gaya hidup orang barat,wanita2 berjilbab akan tetapi memakai pakaian & celana yang MasyaAllah lekukan2 auratny sampai terlihat!(ngeliatny aj sambil ngiler,trus menjulurkan lidah alias melet2,trus mengibas2kan ekor n siap2 mau “menerkam”:)
    Trm ksh

    Sahabatku…. I’ll write a posting about it… (insya Allah) btw.. thx for your good comment here… Jazakallahu khairan katsiran

  21. Syuhada my ass!

    Hey! Buat kalian2 yang ingin berdebat soal agama, ayo ke http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/ seru lho! Dijamin!

    Btw, congratz buat Amrozi dkk karena Anda sudah lancar memasuki neraka tanpa birokrasi2 yg rumit! Moga2 72 gay yang dijanjikan selalu memperkosa Anda tiap menit. Seharusnya si stupid *ucking Amrozi dkk itu setelah ditembak dicincang dulu sampe kecil2, baru diblender, dimixer, kasi tepung+gula, baru dikasi makan ke babi2 hutan, nah babi2 hutan itu ditembak lagi, lalu dipanggang, lalu dimakan oleh si stupid gay Abu Bakar Baasyir!

    Wahai sahabat-sahabatku semua… yang telah membuka blog ini…,Bismillahirrahmanirrahiim.. saya hanya ingin mengutip sebuah ayat untuk menanggapi isi komentar ini

    “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” QS 49 : 6

    Sungguh Allah akan bersama kita… jika kita benar-benar menjaga diri dari api neraka… Insya Allah…

  22. Red Dog said

    maap, kepada commentator di atas gw

    bahasanya diperbaikin dong, ni blog orang lain bukan blog lu, tolong dihargai semua tulisan penulis kalo mw nyari ribut jangan di blog orang ya, hargai sedikit (buat yang ngga ngerti bisa diliat dari nama commentatornya, itu bahasa sunda kasar mohon untuk pemilik blog di hapus saja comment dr commentator diatas gw)

    kepada penulis maap tiba2 muncul disini dan berani untuk menyuruh anda, jujur gw ga suka ama junker yang suka ngasih comment ga mutu kaya diatas mohon dihapus🙂

    salam kenal

    Sahabat… sungguh baik budimu… memberikan komentar diatas… Jazakallahu khairan katsiran… (Allah akan menghitung setiap kebaikanmu dan membalasnya dengan berlipat ganda)
    Yah… memang blog ini sebuah forum yang terbuka… siapa saja dapat memberikan komentar disini..
    Sama.. seperti isi dunia yang sungguh bervariasi isinya… Semoga siapapun yang berniat tidak baik.. mudah-mudahan… akan segera dibukakan pintu hidayah olehNYA… DIA Yang Memiliki Alam Semesta, DIA Yang Mengatur segala kejadian didunia ini… Mudah-mudahan setelah itu… keImanan mereka justru akan sangat-sangat baik… (Kalau Allah Ijinkan pasti dapat berlipat kali lebih baik dari KeImananku…) Yah.. saya yakin.. Insya Allah.. ini adalah Jalan yang diberikanNYA untuk mereka… juga untuk kita untuk dapat beramal sholeh… mengajak kekebaikan dan menjauhi kemungkaran… Amin Ya Rabbil Alamin… Sungguh Hanya Kepada Allah kita berlindung dan bergantung….

  23. al-faqir said

    # 21, Ijinkan saya nambah dikit, boleh ya,
    Seorang tua bijak mengatakan “Sesungguhnya engkau dapat melihat baik buruk seseorang dari ahlaknya, di antaranya dari cara bertutur katanya. Manusia ibarat Teko, kalau yang tertuang darinya teh manis maka memang isi teko itu teh manis. Sebaiknya jika yang tertuang darinya cairan busuk dan buruk maka demikian pula ia sesungguhnya.” Apa yang tertuang dari teko [yaitu perkataan dan perbuatannya] itulah sesungguhnya jati dirinya. Wallahu a’lam

    Kemudian daripada itu, demi kemashlahatan bersama, karena saudara #21 telah mempromosikan website keji dan mungkar [laknat Allah atas mereka] ijinkan saya menghimbau kaum muslimin muslimat untuk TIDAK perlu ikut berkomentar di forum tersebut. Kalau sekedar baca untuk mengetahui betapa bencinya kaum non muslim kepada apa saja yang berbau Islam, bolehlah. Yang kemudian membuat Anda lebih ingin belajar tentang agama Islam dan lebih mencintainya. Anda boleh posting bila Anda benar-benar paham dan mengerti mana yang benar menurut Islam, tentang permasalahan yang akan didiskusikan dan tidak terbawa emosi. [ingat “teko” wisdom di atas]

    Kalau Anda sempat atau ingin mampir ke website tsb., Cukuplah beberapa firman Allah ini menjadi hujjah kita:
    1. QS Al Baqarah [2] ayat 6 dan 7:
    “Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.”

    2. QS Ar Rum [30]: ayat 58-59:
    “Dan Sesungguhnya telah Kami buat dalam Al Quran ini segala macam perumpamaan untuk manusia. Dan Sesungguhnya jika kamu membawa kepada mereka suatu ayat, pastilah orang-orang yang kafir itu akan berkata: “Kamu tidak lain hanyalah orang-orang yang membuat kepalsuan belaka.”
    Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.

    3. QS al Jaatsiyah [45] : 23
    “Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?

    Kemudian sebagai pamungkas:
    1. QS. Huud [11] ayat 121-122
    121. Dan katakanlah kepada orang-orang yang tidak beriman: “Berbuatlah menurut kemampuanmu; sesungguhnya Kami-pun berbuat (pula).”
    122. Dan tunggulah (akibat perbuatanmu); sesungguhnya kamipun menunggu (pula).”

    2. QS Huud [11] ayat 93:
    93. Dan (dia berkata): “Hai kaumku, berbuatlah menurut kemampuanmu, sesungguhnya akupun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa azab yang menghinakannya dan siapa yang berdusta. Dan tunggulah azab (Tuhan), sesungguhnya akupun menunggu bersama kamu.”

    Kepada Allah SWT saya mohon ampunan dan perlindungan.
    Semoga manfaat.

    My Imam… How nice of you…
    Apa yang telah abang tuliskan… benar adanya… semoga dapat menjadi tambahan ilmu dan sarana menghindarkan dari kesesatan….
    Jazakallahu khairan katsiran….

  24. SAPTA said

    saya umat islam yang berwarganegara indonesia.
    sebagai warganegara indonesia saya mengutuk perbuatan mereka yang telah melukai bangsa dan negara saya.
    sebagai umat islam, saya juga sangat tidak sependapat dengan tindakan mereka. Kembali kita mengingat sejarah, betapa santunnya nabi agung muhammad saw dalam mengajarkan islam, begitu bersahabatnya beliau yang terkasih. Dan beliau adalah gudang dari segala ilmu. kenapa tidak kita jadikan panutan dalam setiap tindakan penyebaran dan penegakan islam. Jihad itu suci, begitu sucinya hingga ALLAH langsung menempatkan umat islam yang berjihat pada tempat yang teristimewa.
    Kalau dulu kanjeng sunan Kalijogo bersikap dan bertabiat arogan, sombong, bersikap merasa paling benar seperti mereka, apa mungkin islam akan berkembang seperti sekarang ini. Mereka melangkah hanya berdasarkan pemahaman islam yang sempit yang digerak-kan oleh akal yang dikuasai nafsu amarah. Justru semakin menjerumuskan islam.

    saya sangat tidak sependapat kalau mereka disebut mujahid!!!!!!!!!!

    Setiap manusia tidak akan dimintai pertanggungjawaban diluar apa yang diketahuinya…
    Apapun… yang jadi penafsiran kita… sungguh.. semua itu sebaiknya hanya bersandar pada Allah yang mengetahui segala apa yang ada di dunia maupun diluar itu… bukan pendapat pribadi…
    Wallahu alam…
    Thx.. sudah mampir…

  25. SAPTA said

    Assalam. Wr. Wb.
    Saya justru lebih sangat menghargai anda (penulis), yang sangat begitu santun dalam berucap disini yang insyaa ALLAH merupakan cerminan mulia kepribadian diri anda sendiri. ucapan dari umat2 seperti andalah yang justru lebih bermanfaat dalam penegakan islam yang sesungguhnya. Teruslah berjuang menyadarkan umat di jalan ALLah. Semoga Safaat rasulullah dan hidayah ALLAH selalu menyertaimu wahai sahabatku di dunia dan insya ALLAH juga di akherat Kelak. wassalam. Wr. Wb

    Wa’alaikumsalam warrahmatullahi wabarakatuh..
    Sesungguhnya sebagai manusia, saya lebih banyak melakukan kesalahan daripada kebenaran.. rasanya belum tepat komentar anda pada saya,… dan ucapan Jazakallahu khairan katsiran dari lubuk hatiu yang paling dalamn karena saya sungguh merasa bersyukur anda mengingatkan saya untuk selalu dan tetap selalu berjuang dan menjadikan kesantunan sebagai bagian dari hidup keseharian… Semoga demikian juga dengan anda semuanuya… sahabat-sahabat yang sempat hadir disini.
    Allah beserta kita hamba-hambaNYA yang selalu mau berusaha dan berjuang. Amin

  26. fandi said

    SUDAH TERBUKTI…bila cara pikir orang islam sudah RUSAK!!.
    3 teroris mengaku dengan bangga bahwa mereka yang membom..tapi tetap aja apologistic seakan-akan mereka korbannya!
    dengan yakin ..dengan fanatik buta tidak mau menengok ke sejarah awal terjadinya terorisme di dunia…semua dilimpahkan pada amerika dan israel semata!!…
    dimana kedewasaan berfikir secara ketuhanan dan kemanusiaan??
    dimana nurani orang islam yang sok pamer bahwa mereka paling bermoral?
    MEMANG…SUDAH TERBUKTI!!

    Pertama yang saya minta pada anda adalah… sebagai orang yang mengaku “lebih baik” dari kaum Islam.. yang anda katakan sudah rusak… semestinya anda bicara disini dengan bahasa yang jauh jauh lebih baik dan bersopan-santun dari yang sudah kami.., kaum Islam lakukan dalam blog ini.
    Kedua.. sebaiknya.. anda juga memilah dengan baik (karena anda adalah orang yang mengaku lebih baik) dalam menuliskan sebuah golongan. Karena jika anda tulis sesuai apa yang ada dikomentar anda… tuduhan yang anda lontarkan… akan terimbas pada seluruh kaum muslim dalam maupun luar negeri Indonesia… dan.. sekali lagi ini akan berat hukumnya karena akan berhubungan dengan pencemaran nama baik… tuduhan yang tidak terbukti dan banyak hal lain yang akan diajukan dalam sebuah persidangan jika memang apa yang anda tuliskan akan diajukan dalam persidangan.
    Ketiga… saya jelas sangat memandang rendah orang-orang yang tidak berani mencantumkan identitasnya disini.
    Keempat… sebaiknya… anda fikirkan baik-baik apa yang saya sampaikan ini.

RSS feed for comments on this post

Komentar ditutup.