Kantin Kejujuran

Subhanallah… Alhamdulillah… Saya sangat bersyukur dengan salah satu program dari Pemda Bekasi.. yang sekarang mulai dilaksanakan.. yaitu : “KANTIN KEJUJURAN”

Apa itu????

Disekolah-sekolah (yang mau bekerjasama).. sedang digalakkan… mendidik putra-putri untuk menjadikan kejujuran bagian dari gaya hidup. Kantin tempat mereka membeli keperluan.. dari makanan, minuman, stasionary bahkan atribut sekolah.. tidak lagi menggunakan penjaga dan kasir dalam mengoperasionalkan. Siswa/i diminta untuk mengambil sendiri barang yang akan dibelinya.., menghitung sendiri jumlah harga barang yang dibeli..meletakkan uang pembayaran pada sebuah keranjang dimeja sekaligus mengambil kembaliannya (jika ada) didalam keranjang yang sama….

Subhanallah… ini sebuah program yang luar biasa menurut saya. Perlu dukungan sungguh-sungguh dari semua pihak agar.. tidak jadi program yang segera “melempem”..

Kenapa???

Melatih anak-anak untuk “mengawasi” dan bertanggungjawab terhadap diri sendiri…

Apakah ini mudah???

Tentu saja tidak… dalam sebuah proses pembelajaran selalu ada “yang harus dibayarkan”… Bisa jadi sang anak salah menghitung… (kebayang kan kalo.. yang ke kantin ini anak-anak SD klas awal).. bisa jadi “lupa”.. maklum kan.. namanya anak-anak.. Dan bisa jadi.. memang ada yang “berniat” untuk berlaku curang… Proses awal.. memang perlu adanya adaptasi… ada pengawasan dari petugas… tapi,.. insya Allah dengan berjalannya waktu… (dari apa yang saya dengar) kejujuran siswa/i makin meningkat…

Saya jadi ingat.. kalimat.. “Mengajarkan anak-anak sama dengan menulis diatas batu (susah.. tapi begitu sudah tertanam.. sulit untuk menghapuskan), mengajarkan orang dewasa sama dengan menulis diatas air.. (capeeek dehh gak ada hasilnya…..huff) Mudah-mudahan hal ini merupakan sebuah langkah untuk menjadikan bangsa ini bangsa yang berbudi luhur.. menjaga kejujuran…

(PS : Gimana kalau diadaptasi ke Dirjen Pajak ya…. “Bayar Pajak Kejujuran” atau ke gedung DPR-MPR.. “bekerja dengan kejujuran”… Subhanallah… pasti… pasti…. dan pasti……. Insya Allah)

Komentar ditutup.