Kesadaran…

Buat anak-anak Autis… (Autis + memiliki dunia sendiri) Kesadaran… itu sesuatu yang harus diperjuangkan. Secara umum… anak-anak autis adalah anak-anak yang pola pikirnya hanya berpusat pada dirinya sendiri… alias egois abis (Wak wak wak… ada yang kesindir ya…. jangan buru-buru ngambil kesimpulan… kan masih ada berpuluh ciri yang akan menguatkan atau meniadakan sifat tersebut… sebelum seorang anak dinyatakan secara medis menyandang autis)

Banyak cara untuk “menarik” seorang anak autis agar dapat “keluar dari cangkangnya”.. dari terapi.. dengan stimulus terhadap panca inderanya.. hingga mencarikan… teman sebaya… untuk bermain dengannya) Dengan demikian diharapkan seorang anak autis akan menjadi “ngeh”.. dan “nyambung” dengan orang-orang yang ada disekelilingnya.

Ini yang baru-baru terjadi pada Aini…

Sudah 4 bulanan.. Aini sekolah… gak tau kenapa 2 dari 5 macam seragamnya gak jadi-jadi (bu guru sudah berkali-kali menyampaikan maafnya untuk keteledoran ini…  dan sudah pula saya tanggapi dengan “enteng”… karena sebenarnya.. buatku ini bukan sebuah persoalan besar.) Kemarin…  alhamdulillaH.. seragam sekolah hari kamis sudah jadi.

Subhanallah… dari malam… (sejak baju sekolah tersebut.. kugantung sebagai persiapan sekolah besok) Aini melihat seragam tersebut dengan mata berbinar-binar dan mengucapkan.. “Seragam Aini… ” “Bagus sekali”… Bahkan diatas tidurpun.. mengucapkan… “Besok aini sekolah… pake seragam” Ya Allah….

Pagi-pagi… semangat sekali… setelah ritual pagi (Pagi-pagi… dia akan memilih… siapa orang yang membantunya hari itu… bisa mama, bisa bapak, bisa kakak, bisa abang….) kembali matanya berbinar-binar.. melihat seragam. Subhanallah… ketika ia telah mengenakan… wajahnya.. makin bercahaya… dan bilang… “he he he… aku cantik… aku lucu”…

Ya Allah…

Saya makin yakin… anak-anak ini.. sebenarnya… bukannya tidak punya kesadaran terhadap lingkungan… tapi mereka punya keterbatasan kemampuan untuk menyampaikan… dan memaknai arti sebuah kata. Maaf tapi sekali lagi keliru… sangat keliru kalau ada yang bilang seorang anak yang autis adalah anak yang gak punya feeling…

Ya… Believe Me…kita mesti harus sabar… dan lebih “lincah” mencari trobosan-trobosan dalam mengajarkan mereka… Insya Allah… Yakin padaNYA Someday… someday… mereka akan menjadi mutu manikam (AL_MARJAN) yang mengharumkan nama bangsa… Amin

1 Komentar

  1. emma said

    ciiee.. Aini.. pake baju baru.. niyee..

    (Amiin.. ‘tuk doa Maani)

    he he he… Iya….

RSS feed for comments on this post

Komentar ditutup.