Mumbai

Kaget..
Gak Percaya..

Berita Mumbai.. di Yahoo.. saat kubuka searchingku… Bikin aku terdiam…

Ada apa lagi ini???

Rabu Berdarah di Mumbai 80 orang tewas

mumbaiKota Mumbai, kota pusat bisnis dan wisata di India diguncang sejumlah aksi serangan yang menyebabkan 80 orang tewas dan 250 orang lainnya luka-luka.

Menteri Dalam Negeri, Shivraj Patil mengatakan, sekelompok orang bersenjata menyerang hotel, rumah sakit dan stasiun kereta api. Mereka meledakkan granat dan melepaskan tembakan membabi buta.

Hotel-hotel yang menjadi target serangan kelompok bersenjata itu antara lain hotel bintang lima Taj Mahal dan Hotel Oberon. Televisi setempat menayangkan situasi kacau di kedua hotel tersebut dan upaya evakuasi para tamu hotel. Cafe Leopold yang dikenal sebagai cafe tempat berkumpulnya para turis juga menjadi sasaran serangan.

Diantara korban tewas adalah 11 anggota polisi termasuk Kepala Polisi Anti-Teroris Mumbai, Hemant Karkare. Laporan-laporan media setempat menyebutkan serangan itu sepertinya serangan yang terkordinasi karena terjadi dalam waktu hampir bersamaan di berbagai tempat berbeda.

Sampai hari Kamis pagi, kelompok bersenjata itu masih menyandera beberapa orang dan terlibat baku tembak dengan aparat keamanan India di Hotel Taj Mahal dan Hotel Oberoi. Polisi India mengatakan, enam anggota kelompok penyerang itu tewas dan sembilan orang lainnya berhasil ditangkap setelah serangan terjadi pada Rabu malam.

Anees Ahmed, pejabat senior pemerintah India menyatakan, warga negara asing menjadi sasaran utama kelompok bersenjata di Hotel Taj Mahal dan Hotel Oberoi. Di Hotel Taj Mahal, ada 15 warga negara asing yang menjadi sandera. Sedangkan di Hotel Oberoi belum diketahui berapa warga negara asing yang menjadi sandera.

Sejumlah saksi mata di kedua hotel tersebut mengungkapkan, kelompol penyerang berteriak-teriak mencari warga negara Inggris dan Amerika.

“Mereka terus berteriak, ‘Siapa yang memiliki paspor Inggris atau AS?’,” kata Ashol Patel, seorang india berkewarganegaraan Inggris yang berhasil keluar dari Hotel Taj Mahal.

Pimpinan negara bagian Maharashtra tempat kota Mumbai berlokasi,Vilasrao Deshmukh menyatakan, situasi kota Mumbai belum sepenuhnya aman. Tentara India dikerahkan untuk membantu mengatasi situasi.

Belum diketahi motif serangan tersebut, namun sebuah kelompok yang menamakan dirinya Deccan Mujahideen lewat email yang disebarkan ke berbagai kantor media massa, mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Pakar terorisme India, Mahan Abidin mengatakan, nama kelompok itu tidak pernah terdengar di India. “Dalam situasi seperti ini, nama tidak terlalu penting. Kelihatannya ada upaya untuk menunjuk kelompok-kelompok Muslim militan. Melihat pola serangan, pelakunya bisa jadi kelompok Muslim miltan. Tapi setiap orang harus hati-hati sebelum menunjuk siapa pelakunya,” papar Abidin.

Ia menambahkan, dalam beberapa tahun belakangan ini, berbagai organisasi Muslim di India mulai melakukan perlawanan terhadap negara India dan kelompok masyarakat tertentu di India, terutama tempat-tempat elit seperti Mumbai. Perlawanan itu untuk menunjukkan adanya ketidakadilan dalam kehidupan sosial di India.

“Kalangan kelas menengah yang jumlahnya sekitar 100 juta, hidup dalam kondisi sosial yang cukup mewah. Tapi ada 800 juta lebih masyarakat India yang hidup dalam kemiskinan,” ujar Abidin. (ln/iol/aljz/aby)

Oh.. seandainya saja semua ini tidak perlu terjadi… (perasan campur aduk.. yang ada dalam sanubari ini.. bikin saya sulit untuk menulis…) Semoga saja yang menerima musibah ini.. dapat dikuatkanNYA.. , yang meninggal.. juga akan mendapat ketenangan di”alam sana”

Fuuuh….Jika kita melihat kebelakang…sebetulnya ini bukan kali pertama teroris menyerang kota mumbai.. 17 Oktober 2008.. serangan juga telah terjadi disana… (see in “Muslim Mumbai Donorkan darahnya untuk bantu korban ledakan”)

Buat saya.. semua ini perlu dijadikan.. “wacana serius”…
Berkali-kali… selalu muslim atau kelompok yang mengaku berlatar belakang “mujahied”.. dinyatakan sebagai yang bertanggungjawab… dalam “kekerasan” yang serupa, dibanyak belahan dunia. Padahal setahu saya, “Sesungguhnya Islam tidak mengenal adanya kekerasan… kecuali jika sudah dipaksakan dalam keadaan yang tidak mungkin melakukan apapun selain berbalik menyerang… Inipun dalam kategori untuk mempertahankan kehormatan.. atas agama.. dan mencari Ridho Allah bukan untuk balas dendam!” (simak penuturan seorang sahabat tentang definisi H Qhisah dan hal-hal yang berkaitan dengan “kekerasan” terhadap orang lain )

Hukum Qishash

5 Juni 2008 — tafany

By. Nur Dewi Ratih, Rahma Fitriana Sari, Faeruzy Arnandi, Viki Suryo Bawono, Ria Huriah

Pend.Teknik Sipil Reguler (S1) UNJ

A. PEMBUNUHAN

Macam-macam pembunuhan dan hukumnya :

Pembunuhan ada 3 macam (1) Pembunuhan yang disengaja (Qatlul ‘amad); (2) Pembunuhan yang tidak disengaja (Qatlul syibhul ‘amad); dan (3) Pembunuhan yang tidak ada unsur membunuh (Qatlul Khatha’)

1. Pembunuhan yang disengaja (Qatlul ‘Amad)

Ialah pembunuhan yang direncanakan, dengan cara dan alat yang bisa (biasa) mematikan. Seperti :

· Membunuh dengan ; menembak, melukai dengan alat yang tajam, memukul dengan alat-alat yang berat, dan alat-alat yang lain.

· Membunuh dengan ; memasukkan dalam sel yang tidak ada udaranya, disekap dalam es dll.

· Membunuh dengan ; diberi racun, diberi obat yang tidak sesuai, disuntik dengan obat yang bisa mematikan.

· Membunuh dengan ; dibiarkan tidak diberi makan, minum dll.

Pembunuhan yang disengaja tersebut wajib diqishash, sebagaimana firman Allah QS. An Nisaa: 93 dan dipertegas dengan hadits rasulullah, ‘’Tidak halal (haram) membunuh orang muslim, kecualiada (salah satu) 3 sebab : kafir sesudah iman, berzina sesudah kawin dan membunuh oran g tanpa hak, baik karena dhalim dan permusuhan. (HR. Tirmidzy dan Nasaâ’i)

Orang yangmembunuh tanpa ada hak, harus diqishash, harus dibunuh juga. Kalau ahli waris (yang terbunuh) memaafkan pembunuhan tersebut, pembunuhan tidak diqishash (dihukum bunuh) tetapi harus membayar diyah yang besar, yaitu harus membayar dengan seharga 100 ekor unta tunai, pada waktu itu juga. Hal ini selaras dengan hadits rasulullah, ‘Barang siapa yang membunuh dengan sengaja, maka ia diserahkan pada keluarga terbunuh. Apabila mereka mengkehendaki maka membunuhnya atau minta diyah dengan 30 ekor unta hiqqah, 30ekor unta jadzaâ’ah dan 40 ekor unta khalafah (jumlahnya 100 ekor unta). Hasil perdamaian itu untuk mereka (ahli waris si terbunuh). Demikian itu untuk memperkeras terhadap pembunuhan. (HR. Tirmidzi)

2. Pembunuhan tidak sengaja (Qatlul syibhul ’amad)

Pembunuhan tidak sengaja ialah perbuatan terhadap diri seseorang dengan alat atau sesuatu yang biasanya tidak mematikan. Tetapi seseorang itu mati karena perbuatan atau tindakannya. Contoh orang memukul oran g lain dengan sapu lidi kemudian yang dipukul mati.

Pembunuhan tidak sengaja tidak kena hukuman qishash tetapi pembunuhnya harus membayar diyat besar, sebagaimana diyat bagi pembunuh sengaja yang dimaafkan ahli waris terbunuh. Diyat itu boleh dibayar selama 3 tahun dengan angsuran setiap tahun 1/3-nya.

3. Pembunuhan tidak ada unsur membunuh (Qatlul Khathaâ’)

Pembunuhan yang tidak ada unsur membunuh ialah perbuatan yang tidak ditujukan kepada seseorang tetapi seseorang mati karena perbuatannya. Misalnya orang melempar batu ke hutan tiba-tiba oran g mati terkena batu tersebut.

Orang membunuh orang lain tidak sengaja wajib memerdekakan seorang budak mu’min adil

B. QISHASH

1. Pengertian Qishash

Menurut syaraâ’ qishash ialah pembalasan yang serupa dengan perbuatan pembunuhan melukai merusakkan anggota badan/menghilangkan manfaatnya, sesuai pelangarannya.

2. Qishash ada 2 macam :

a. Qishash jiwa, yaitu hukum bunuh bagi tindak pidana pembunuhan.

b. Qishash anggota badan, yakni hukum qishash atau tindak pidana melukai, merusakkan anggota badan, atau menghilangkan manfaat anggota badan.

3. Syarat-syarat Qishash

a. Pembunuh sudah baligh dan berakal (mukallaf). Tidak wajib qishash bagi anak kecil atau orang gila, sebab mereka belum dan tidak berdosa.

b. Pembunuh bukan bapak dari yang terbunuh. Tidak wajib qishash bapak yang membunuh anaknya. Tetapi wajib qishash bila anak membunuh bapaknya.

c. Oran g yang dibunuh sama derajatnya, Islam sama Islam, merdeka dengan merdeka, perempuan dengan perempuan, dan budak dengan budak.

d. Qishash dilakukan dalam hal yang sama, jiwa dengan jiwa, anggota dengan anggota, seperti mata dengan mata, telinga dengan telinga.

e. Qishash itu dilakukan dengn jenis barang yang telah digunakan oleh yang membunuh atau yang melukai itu.

f. Oran g yang terbunuh itu berhak dilindungi jiwanya, kecuali jiwa oran g kafir, pezina mukhshan, dan pembunuh tanpa hak. Hal ini selaras hadits rasulullah, ‘Tidakklah boleh membunuh seseorang kecuali karena salah satu dari tiga sebab: kafir setelah beriman, berzina dan membunuh tidak dijalan yang benar/aniaya’ (HR. Turmudzi dan Nasaâ’)

4. Pembunuhan olah massa / kelompok orang

Sekelompok oran g yang membunuh seorang harus diqishash, dibunuh semua..

5. Qishash anggota badan

Semua anggota tubuh ada qishashnya. Hal ini selaras dengan firman-Nya, ‘Dan kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada kisasnya. barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, Maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.’ (QS. Al-Maidah : 45)

C. HIKMAH QISHASH

Hikmah qishash ialah supaya terpelihara jiwa dari gangguan pembunuh. Apabila sesorang mengetahui bahwa dirinya akan dibunuh juga. Karena akibat perbuatan membunuh oran g, tentu ia takut membunuh oran g lain. Dengan demikian terpeliharalah jiwa dari terbunuh. Terpeliharalah manusia dari bunuh-membunuh.

Ringkasnya, menjatuhkan hukum yang sebanding dan setimpal itu, memeliharakan hidup masyarakat: dan Al-Quran tiada menamai hokum yang dijatuhkan atas pembunuh itu, dengan nama hukum mati atau hukum gantung, atau hukum bunuh, hanya menamai hukum setimpal dan sebanding dengan kesalahan. Operasi pemberantasan kejahatan yang dilakukan pemerintah menjadi bukti betapa tinggi dan benarnya ajaran islam terutama yang berkenaan hukum qishash atau hukum pidana Islam.

D. DIYAT

1. Pengertian Diat

Diyat ialah denda pengganti jiwa yang tidak berlaku atau tidak dilakukan padanya hukuman bunuh.

a. Bila wali atau ahli waris terbunuh memaafkan yang membunuh dari pembalasan jiwa.

b. Pembunuh yang tidak sengaja

c. Pembunuh yang tidak ada unsur membunuh.

2. Macam-macam diyat

Diyat ada dua macam :

a. Diyat Mughalazhah, yakni denda berat

Diyat Mughalazhah ialah denda yang diwajibkan atas pembunuhan sengaja jika ahli waris memaafkan dari pembalasan jiwa serta denda aas pembunuhan tidak sengaja dan denda atas pembunuhan yang tidak ada unsur-unsur membunuh yang dilakukan dibulan haram, ditempat haram serta pembunuhan atas diri seseorang yang masih ada hubungan kekeluargaan. Ada pun jumlah diat mughallazhah ialah : 100 ekor unta terdiri 30 ekor unta berumur 3 tahun, 30 ekor unta berumur 4 tahun serta 40 ekor unta berumur 5 tahun (yang sedang hamil).

Diat Mughallazah ialah :

· Pembunuhan sengaja yaitu ahli waris memaafkan dari pembalasan jiwa.

· Pembunuhan tidak sengaja / serupa

· Pembunuhan di bulan haram yaitu bulan Zulqaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab.

· Pembunuhan di kota haram atau Mekkah.

· Pembunuhan orang yang masih mempunyai hubungan kekeluargaanseperti Muhrim, Radhâ’ah atau Mushaharah.

· Pembunuhan tersalahdengan tongkat, cambuk dsb.

· Pemotongan atau membuat cacat angota badan tertentu.

b. Diyat Mukhaffafah, yakni denda ringan.

Diyat Mukhoffafah diwajibkan atas pembunuhan tersalah. Jumlah dendanya 100 ekor unta terdiri dari 20 ekor unta beurumur 3 tahun, 20 ekor unta berumur 4 tahun, 20 ekor unta betina berumur 2 tahun, 20 ekor unta jantan berumur 2 tahun dan 20 ekor unta betina umur 1 tahun.

Diyat Mukhoffafah dapat pula diganti uang atau lainya seharga unta tersebut. Diat Mukhoffafah adalah sebagai berikut :

· Pembunuhan yang tersalah.

· Pembunuhan karena kesalahan obat bagi dokter.

· Pemotongan atau membuat cacat serta melukai anggota badan.

3. Ketentuan-ketentuan lain mengenai diat :

a. Masa pembayaran diyat, bagi pembunuhan sengaja dibayar tunai waktu itu juga. Sedangkan pembunuhan tidak sengaja atau karena tersalah dibayar selama 3 tahun dan tiap tahun sepertiga.

b. Diyat wanita separo laki-laki.

c. Diyat kafir dhimmi dan muâ’hid separo diat muslimin.

d. Diyat Yahudi dan Nasrani sepertiga diat oran g Islam.

e. Diyat hamba separo diat oran g merdeka.

f. Diyat janin, sepersepuluh diat ibunya, 5 ekor unta.

4. Diyat anggota badan :

Pemotongan, menghilangkan fungsi, membuat cacad atau melukai anggota badan dikenakan diyat berikut :

Pertama : Diyat 100 (seratus) ekor unta. Diat ini untuk anggota badan berikut :

a. Bagi anggota badan yang berpasangan (kiri dan kanan) jika keduan-duanya potong atau rusak, yaitu kedua mata, kedua telinga, kedua tangan, kedua kaki, kedua bibir (atas bawah) dan kedua belah buah zakar.

b. Bagi anggota badan yang tunggal, seperti : hidung, lidah, dll..

c. Bagi tulang sulbi ( tulang tempat keluar air mani laki-laki)

Kedua : Diyat 50 ekor unta. Diyat ini untuk anggota badan yang berpasangan, jika salah satu dari keduanya ( kanan dan kiri) terpotong.

Ketiga : Diat 33 ekor unta ( sepertiga dari diatyang sempurna). Diyat ini terhadap :

a. Luka kepala sampai otak

b. Luka badan sampai perut

c. Sebelah tangan yang sakit kusta

d. Gigi-gigi yang hitam

Gigi satu bernilai 5 ekor unta. Kalau seseorang meruntuhkan satu gigi orang lain harus membayar dengan 5 ekor unta. Kalau meruntuhkan 2, harus membayar 10 ekor. Bagaimana kalau seseorang meruntuhkan semua gigiorang lain, apakah harus membayar 5 ekor unta kali jumlah gigi tersebut ? Ulama berbeda pendapat. Sebagian berpendapat : cukup membayar diyat 60 ekor unta (dewasa). Ulama lain berpendapat harus membayar 5 ekor unta kali jumlah gigi.

Hal Sumpah

Orang yang menuduh membunuh harus mengemukakan bukti dan oran g yang menolak tuduhan harus bersumpah. Apabila ada pembunuhan yang tidak diketahui pembunuhnya, wali dari yang terbunuh bisa menuduh kepada sesorang atatu suatu kelompok yang mempunyai kaitan dengan pembunuhan, yaitu menyebutkan data-data.

Data-data yang dikemukakan seperti :

ü Orang yang dituduh pernah bertengkar pada hari-hari sebelumnya

ü Orang yang dituduh pernah disakitkan hatinya.

ü Adanya alat yang hanya dimiliki oleh tertuduh

ü Adanya berita dari seseorang tertuduh kalau tidak menerima tuduhan bisa membela diri dengan bersumpah, bahwa ia betul-betul tidak membunuh.

E. KIFARAT PEMBUNUHAN

Pembunuh disamping dia wajib menyerahkan diri unutk dibunuh atau diat (denda) maka ia diwajibkan juga membayar kifarat. Diyat adalah jenis denda sebagai tanda penyesalan atau belasungkawa kepada keluarga korban. Sedang kifarat adalah jenis denda sebagai tanda taubat kepada Allah SWT.

Ada pun kifarat akibat pembunuhan adalah memerdekakan hamba yang Islam atau dia wajib puasa dua bulan secara berturut-turut. Hal ini selaras dengan QS. An Nisaa: 92

Dan (semoga Allah selalu menunjukkan padaku apa yang salah kulakukan… dan kebenaran akan menjadi hal yang memang demikian adanya.. tanpa campur tanganku) berdasarkan ulasan tersebut, dapat diartikan bahwa bagi seseorang yang mengaku muslim… TINDAKAN KEKERASAN bukanlah perkara yang mudah untuk dilakukan, apalagi jika sampai menghilangkan nyawa seseorang… sangat berat hukumnya. Jadi untuk melakukan hal tersebut…(tindakan kekerasan di MUMBAI), jika memang benar pelakunya adalah Mujahied, pasti sudah harus melewati sebuah pertimbangan yang sangat dalam dan “bening”.

Karena itu..jujur….. untuk saya.., jika serangan-serangan dengan cara “kekerasan” ini merupakan sikap perlawanan karena adanya kondisi sosial yang tidak baik dalam negara… atau.. mungkin juga karena adanya bentuk perlawanan terhadap amerika dan Inggris.. sebagaimana disebutkan.. diucapkan berkali-kali oleh pelaku penyerangan, bukan tindakan dengan alasan yang dapat dibenarkan…

Ketimpangan sosial… selayaknya juga dipecahkan dengan penyelesaian secara sosial.. (biasanya dimulai dengan berusaha memenuhi kebutuhan pokok.. seperti sandang, pangan, papan.. pendidikan, kesehatan dsbnya) tidak bisa dengan melakukan serangan… apalagi menjadikan warga negara negara lain sebagai target serangan…  Akhirnya.. masalah tidak selesai… malah timbul masalah baru… paling tidak ada ketegangan antara negara-negara yang warganegaranya terlibat sebagai korban.

Sedang jika memang ini bermasalah dengan negara lain… tentunya hubungan antara dua negara harus diperbaiki… oleh… pemimpin negara tersebut.. (sekali lagi disinilah seorang pemimpin yang baik, bertanggungjawab terhadap apa yang dipimpinnya akan diuji).. kebijaksanaan dalam dan keluar dari negara harus ditinjau ulang… agar tidak berdampak negatif terhadap rakyat kecil. Pemimpin yang mau benar-benar berjuang bukan karena popularitas,.. gelimang kemewahan.., pangkat tinggi.. kemudahan-kemudahan duniawi dsbnya..

Satu hal lain… yang untuk saya…. sungguh-sungguh disayangkan…. kondisi akibat serangan-serangan seperti ini semakin memburuk karena… pemberitaan yang sangat tidak adil… Jika saja ini berkaitan dengan Islam.. (yang sering diartikan sebagai tindakan teroris).. berita yang beredar sangat cepat dan cenderung memojokkan. Tetapi jika berita ini tentang golongan yang lain… seolah-olah… hanya angin lalu… dan lenyap begitu saja… tanpa bekas… (bandingkan tanggapan masyarakat dunia dan cara pers mengangkat… kasus amrozi dan hal yang sama dengan kasus tertangkapnya warga negara australia yang membawa narkoba di Bali… terlepas.. apakah kedua kelompok tersebut (amrozi dan warganegara australia).. bersalah atau tidak ataukah seberapa besar dampak yang akan ditimbulkannya.)… Bahkan tidak jarang ini juga digunakan sebagai salah satu jalan untuk memojokkan Islam…

Yah.. sekali lagi… mumbai… bikin hati ini.. jadi resah…

Sayapun menyadari… keresahan dihati ini bukan milik saya sendiri… begitu banyak masyarakat muslim diseluruh dunia… juga melihat ini bukan sebagai tindakan terpuji… bahkan sesuatu tindakan yang patut dikutuk.. dan para pelakunya dijatuhi hukuman yang sesuai.

Sungguh Saya rindu akan kebesaran Islam… Saya rindu dengan Kedamaian yang tercantum dalam Islam… Islam yang sejati… Yang sesuai dengan tuntunanNYA.. Yang benar-benar menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.. nilai-nilai keadilan… nilai-nilai kesucian…

NB… SEMOGA INI KALI TERAKHIR….TERJADI PENYERANGAN

6 Komentar

  1. memang tragic, tetapi tetep ada penyebab kenapa itu terjadi. Kenapa yang dicari Inggris sama Amerika, kenapa yang diserang hotel, kenapa serentak, kenapa langsung mengaku Mujahideen, kenapa korbannya banyak sekali, dan satu hal yang sangat tidak terbuka adalah, APA TUNTUTAN MEREKA?

    Yah… ada bagian-bagian dari warta yang selalu… terpotong.
    Saya tidak ingin menduga-duga… Biarlah,… waktu yang akan membawa jawabannya… Insya Allah… segala yang busuk bagaimanapun ditutupi pasti akan terbuka… demikian sebaliknya… segala yang berbau harumm tak akan mampu diserap.. penyebaran hawa harumnya…

  2. […] Mumbai berubah menjadi sorotan dunia. Baku tembak terjadi di sana. Media menyebut ada teroris yang ngamuk, membunuh ratusan tamu hotel dan beberapa tempat lain. Pemerintah setempat menyebut ada hotel, rumah sakit dan stasiun kereta api.30 jam penyanderaan terjadi. Ada banyak tanya di benak saya. Dan pertanyaan itu sempat saya sampaikan di sebuah blog teman maya saya. […]

    Jazakallahu khairan katsiran… untuk kepercayaanmu… memasukkan link postingan ini dalam tulisanmu…

  3. Ajaran said

    Hancurkan India.. Allahuakkbar…allahuakbaaar…

    Hancurkan Eropa… Allahuakkbar…allahuakbaaar…

    *ngombe sek maneh…

    Maaf sahabat… mungkin kita berbeda pendapat untuk soal ini… karena… untukku… bukan India, bukan Eropa, bukan pula negara manapun… yang jadi tumpuan kemarahan. Tetapi… mereka-mereka yang telah mengotori kebesaran Islam… (siapapun mereka yang memang patut.. kita mintai pertanggungjawaban..) dan bukan karena manusianya… tetapi kesalahannya jika kita menuntut akan kesanggupan mereka “membayar”.
    (Jika saya salah dalam mengucapkan… mudah-mudahan Allah akan segera membuka pintu pengampunan dan pengetahuan bagiku… jika benar… yakinku.. bahwa kebenaran tetap akan selalu benar dan berjaya biarpun tanpa campur tanganku)
    Sehingga jika mereka bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat… kita akan berada dalam kebesaran Allah.. yang selalu mengajarkan untuk menerima perubahan sikap dari musuh-musuh. Sedang jika mereka tetap bersikeras dengan perbuatan tercelanya… kita meminta pertanggungan jawab kepada musuh-musuh itu semata-mata. karena kita memang ingin Allah Ridho.. juga jalan yang kita ambil untuk menghukum pun adalah tetap karena ingin di ridhoiNYA. Amin… Muliakan… sahabat-sahabat yang hadir disini ya Allah….

  4. nurriey said

    mom you got homework from me..
    kerjain ya.
    klik di sini

    Walah… ada-ada aja si eneng….
    Ya deh… cah ayu… nanti ibu bikin PRnya…

  5. Abdul Hakim A said

    mengapa tidak pernah ada hujatan bagi amerika, inggris dan india yang membabi buta meminum darah kaum muslimin, tetapi ketika kaum muslimin melancarkan balasan buru-buru semua orang berbangga untuk ambil bagian menghujat?

    (Jika dan hanya jika…. jawaban atas komentar sahabat ini berlaku… untuk “bahwa benar.. memang ini adalah tindakan kaum mujahid karena sekali lagi… ini belum ada bukti jelas… tindakan siapa… mujahid kah atau.. para “pencari keuntungan” jika Islam makin terpuruk)
    Sahabat… Bolehkan saya memintamu sesuatu???
    Memintamu… (sebetulnya aku juga meminta pada diriku sendiri) untuk melakukan.. tindakan yang sepadan.. bagi setiap hujatan/ tindakan yang dilayangkan pada kaum muslimin.
    Sepadan dalam artian… tidak melebih batas.. Yup.. jika mereka berniat untuk “bermain” dengan ekonomi masyarakat muslim… kita juga akan menghadapi dan berperang di medan ekonomi. Jika mereka “bermain” dibidang politik… maka kita juga akan menghadapi dan berperang di bidang politik. Tidak seperti sekarang… setiap apa yang mereka lakukan… kita menghadangnya.. dengan “peperangan fisik”…
    Kenapa???
    Pertama… sepertinya hal ini sudah kurang efektif… karena zaman rudal dan bom nuklir.. sulit untuk menghadapi dengan otot. Yang Kedua… karena cara bermain mereka “haluuusss”.. akhirnya… balasan kita terlihat sangat “jelas” dan “kasar”… sehingga jelas.. tidak menarik simpati… Yang Ketiga… itulah… apa yang kita lakukan sebetulnya gak sebanding… lihat saja jumlah korban dan.. hasil “siksaannya”. (Jumlah korban mujahid… beberapa ratus dan… langsung meninggal… tetapi jika “permainan politik atau ekonomi”… korbannya???bisa merata keseluruh muslim didunia… dan penderitaannya..??? dunia dan akhirat… Betul????)
    Jika mereka punya “trik” yang hebat dalam “menjatuhkan” kaum muslim… mengapa kita tidak mempelajari dan mencari trik yang sebanding untuk menjatuhkan mereka???
    Yuppp… engkau benar… ini tidak mudah…
    Kenapa??
    Karena kita belum cukup “pandai” untuk mengalahkan “trik” mereka…
    lalu…???
    Marilah kita mulai dari diri sendiri…. be a good muslim… buktikan… bahwa kita bisa melakukan… bukan hanya “menyek-menyek”… atau NATO (No Action Talk Only) seperti yang sudah kita lakukan selama ini (termasuk saya)….

    Bagaimanapun juga…. Jazakallahu khairan katsiran… atas kesempatan berkomentar disini…. saya akan selalu merindukan… orang-orang seperti anda… yang punya banyak pandangan…luas

  6. abu fuad said

    maaf kita oleh berbeda pendapat dong,

    sudah jutaan nyawa umat Islam di kasmir dibantai siang dan malam oleh hindu dan pemerintah india tapi tidak ada komentar sama sekali dari dunia Islam, apa lagi yang tersisa di kasmir selain ceceran darah anak-anak mereka, lululantahnya rumah-rumah mereka, mereka terlantar tidak sempat mengenyam pendidikan, ibu hanya mampu meratapi kepergian anaknya, isteri hanya mampu mengusap tetesan air mata yang mengalir siang dan malam karena suaminya ditangkap dan dipenjara tanpa ada proses hukum, entah kapan kembalinya ? bahkan mereka tidak pernah kembali lagi, anak-anak kasmir tumbuh dalam keyatiman tanpa ada rasa iba dari dunia hususnya ummat Islam. kalau mereka meledakkan bom itu karena hanya jasmani yang mereka punya.

    Kasmir negeri yang kaya raya tapi terbelakang dari segi pendidikan, mereka hanya menuntut hak-haknya. puluhan tahun sudah berlalu tanpa ada kejelasan status

    selamat berjuang wahai para mujahid kasmir Allah bersama kalian.

RSS feed for comments on this post

Komentar ditutup.