Posts Tagged Add new tag

Sahabat-sahabat yang di Rahmati Allah

Assalaammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Dalam perjalanan hidup seorang mencari “cahaya” Allah, banyak hal-hal yang dihadapi, ditemui dan dirasakannya. Saya hanya 1 dari sekian banyak muslimah yang menghadapinya. Kadang kala dalam pencarian itu, kita seolah “terbuang” dan “tersesat”. Mungkin ada baiknya bila kita dapat berbagi, anda dengan cerita anda, dan saya dengan cerita saya, saling menguatkan, bergandengan tangan melangkah bersama. Suatu kehormatan bagi saya bila anda bersedia bergabung dalam tulisan-tulisan ini.

Semoga Rahmat Allah akan ada bagi kita semua. Amin

Wasalammualaikum warrahamatullahi wabarakatuh

Yanti sutikno

Iklan

Comments (28)

Three cup of tea

tree-cup-of-tea1 Sebuah buku yang luar biasa….

Sahabat… apakah pernah terpikir.. manusia dapat menjadi    begitu mulia…. jika ia melakukan perbuatan bajik… yang tulus.. yang tanpa membawa niatan terselubung???

Buku ini mengangkat cerita seorang anak manusia.. yang berasal dari kehidupan modern Amerika.. dapat meleburkan diri.. dalam tindakan berlandaskan keinginan memberi…

Ia Berjuang… sendiri.. dan tidak mengatas namakan suatu golongan ataupun… dengan tidak mengusung misi kelompok agama tertentu..  berhasil membuktikan… kekuatan dan kemampuan seorang manusia untuk bersikap dengan sikap terpuji adalah segalanya.. .Mengalahkan.. kekuatan segolongan besar manusia..  Mengalahkan.. sejumlah uang..

Sekolah demi sekolah… dibangung… persoalan-persoalan umat.. dapat terpecahkan satu demi satu…

Ya.. hanya karena rasa terima kasih yang tulus… Rasa syukur yang tak ternilai… Rasa ingin berarti bagi umat manusia… terbukti dapat menembus dinding pembatas.. yang dibangun dengan menggunakan.. bahan bangunan… agama, suku, golongan, warga negara.. politik.. batasan negara..dsbnya.

Semakin indah… ketika kalimat Allah ditegakkan….

Tiada rasa saling tersinggung… ketika sang pemeran utama… di beri julukan “Kafir yang berhati lembut”.. karena ucapnya dengan dibarengi pujian.., terucap dari bibir-bibir muslim merupakan ungkapan rasa syukur dan terima kasih terhadap sang kafir.  Dan tindakan sang Kafir untuk meningkatkan kesejahteraan  yang merupakan ungkapan terima kasih pada kaum muslimpun diterima dengan demikian indahnya… tanpa ada syak wasangka.

Buku ini juga mengungkap kisah tenggang rasa saling menghargai… antara 2 agama. Yang selama ini sudah dianggap sebagai hal yang tidak akan pernah mungkin terjadi. Membuat orang beropini baru… tentang pola hidup bermasuarakat,… berdampingan… saling hargai.. diantara umat beragma.

Sayapun setuju jika buku ini menjadi buku “BEST SELLER” dari New York Times.

Comments (3)

Doa Nur

Sebuah Doa mengharapkan Cahaya Allah

(untuk sahabat-sahabatku terutama sahabat hermanvarella yang sedang mencari jalan untuk dapat kembali pada Fitrah Islami)

Allaahummaj’al fii qalbi nuuran

Ya Allah berilah cahaya pada hatiku

wa fii nafsii nuuran

Dan cahaya pada jiwaku

wa fii lisaanii nuuran

Dan cahaya pada lisanku

wa fii basharii nuuran

Dan cahaya pada pengelihatanku

wa fii samaii nuuran

Dan cahaya pada pendengaranku

wa fii amaamii nuuran

Dan cahaya dari arah depanku

wa fii khalfii nuuran

Dan cahaya dari arah belakangku

wa fii fauqii nuuran

Dan cahaya dari atasku

wa fii tahtii nuuran

Dan cahaya dari bawahku

wa’an yamiinii nuuran

Dan cahaya di kananku

wa ‘an syimaalii nuuran

Dan cahaya dari kiriku

wa fii damii nuuran

Dan cahaya didalam darahku

wa fii lahmii nuuran

Dan cahaya dalam dagingku

waj ‘allii nuuran

Jadikanlah seluruh tubuhku bercahaya

wa’zhimii nuuran

Dan besarkanlah cahaya itu bagiku.

Dari “SHALAT, Shalawat dan Doa”… oleh Agus Wirahadikusumah Jakarta hal 270 -271

Komentar dimatikan

Permata bunda

permata-bunda

Akhirnya… rangkaian film “PERMATA BUNDA”  ini berakhir sudah….  Ceritanya.. yang mengungkapkan tentang kisah nyata anak autis.. sejak awal kelahiran hingga.. dapat mandiri.. sangat menyentuh hati. Keterlibatan total seorang ibu.. dalam kisah ini.. sungguh-sungguh bikin saya punya perasaan :

Film ini… bikin aku kuat…
Film ini… bikin aku semangat
Film ini … bikin aku mengevaluasi diri
Film ini.. bikin aku punya pengharapan
Film ini… bikin aku berusaha makin berarti bagi anak-anak + suamiku
Film ini… bikin aku makin yakin Aini bisa mandiri dan bertanggungjawab kelak
Film ini… masuk dalam daftar film favoritku…

Ini adalah sountrack lagunya…

Ibunda punya sebuah mimpi

Sebuah hasrat sederhana

Semoga ananda selalu sehat dan bahagia

Kamu buah hati ku

Tak peduli angin dan badai

Kita akan tetap

Kamu buah hati ku

Benih kasih sayang menyebar perlahan-lahan

Kamu buah hati ku

Benih kasih sayang menyebar perlahan-lahan

Ada kami semua

Komentar dimatikan

Diri….

Alhamdulillah… kemarin saya mendapat beberapa komentar yang cukup berbeda…Terang-terangan sang penulis komentar menyerang saya pribadi… Hmmm sungguh saya sangat senang dan bersyukur dengan komentar tersebut. (maaf komentar tersebut tidak lagi saya tampilkan karena… masalah etika)

Syukur saya.. adalah karena

1. Alhamdulillah… akhirnya ada juga yag melihat saya apa adanya… sebagai pribadi yang (jujur…, sebagaimana sering saya sampaikan selama ini)  tidak punya kelebihan malahan terlalu amat sangat kekurangan.

Yang ke 2 saya terpacu untuk lebih memacu semangat belajar.. semangat memperbaiki diri… semangat untuk segera menjadikan impian-impian saya terlaksana.

Yang ke 3.. saya diingatkan… sewaktu-waktu.. ‘Time limit”.. saya habis… jika saat ini…tiba dan ketika apa yang dikatakan sang komentator (astaghfirullah… ) masih saya lakukan…. Bagaimana mungkin saya berani menghadap sang Khalik…

Jujur… saya sering merenungi… diri ini…

Makhluk apakah saya????

Allah telah menyampaikan betapa hinanya… saya sebagai manusia… berasal dari segumpal tanah… disirami oleh air yang kotor dalam proses penjadiannya… dan ketika terlahir kedunia.. sayapun melewati tempat yang kotor… Huff…

Diduniapun… saya tidak terlepas dari hal-hal yang kotor… didalam tubuh ini (seandainya Allah berkeinginan untuk mempermalukanku… dengan mudah.. dibukakan isi perut ini…transparant… terpampang.. betapa diri ini sangat kotor) demikian kotornya tubuh ini… sehingga ketika sebagian dari kotoran ini dapat dibuang dari tubuh… bau.. rupa.. tampilannya… tidak ingin kita lihat… (bayangkan yang “keluar” hanya sebagian dari yang masih ada didalam tubuh… yang lain… yang kotor, yang bau, yang bentuknya bikin mual, yang 24 jam bersama kita)

Jadi… memang benar… jika ada orang yang bicara kita ini sebagai manusia “sebenarnya apalah….” Sungguh sebagai manusia, gak pantas bilang saya sudah bener… gak pantas bilang saya  sudah baik… gak pantas…ngerasa  paling tahu sendiri… gak pantas tersinggung jika ada orang yang bilang.. dengan kata-kata (maaf) kasar tentang kita… Itu benar semua kok….

Apalagi jika kemudian kita mencoba menutup semua  hal-hal yang “gak pantas”dengan sikap-sikap atau percaya diri dengan topangan,  karena kita punya kedudukan.. karena kita punya harta… karena kita punya kepopuleran.. karena kita punya kepandaian… dsbnya.

Kenapa???? Jujur… itu bukan topangan yang baik.

Yah.. demikian mudahnya Allah… dapat membalikkan segalanya… yang kaya dapat langsung miskin (lihat kasus… hancurnya bursa saham).. yang sehat dapat langsung tak berdaya (kasus stroke) yang populer dapat terhina (kasus narkoba oleh selebritis)… juga sebaliknya… yang miskin dapat sekejap kaya raya.., yang sakit dan tak berharap… dapat sehat dan berkarya.. yang terhina dapat dengan cepat disegani. Subhanallah…

Saya memang hanya satu dari sekian banyak manusia yang pernah, sedang dan akan ada didunia ini… tidak lebih…

Jika saya berbuat salah… itu lumrah… jika saya tidak berarti itu… sunatullah… jika saya punya banyak kekurangan… itu biasa… Saya sungguh-sungguh menyadari itu… sebagai hal-hal (+ berjuta hal buruk lainnya)  yang tidak dapat tidak memang harus saya miliki…

Jika saya berusaha menjadi lebih baik… dengan banyak belajar… bertanya… latihan… mendekatkan diri pada sang Khalik… berusaha sekuat tenaga untuk menjauhi laranganNYA, melaksanakan perintahNYA.  Tapi.. sekali lagi itu adalah hanya sebuah upayaku untuk menjadi lebih baik… dengan kata lain.. saya berusaha untuk menjadi lebih baik… dengan bertopang padaNYA…

Apakah akan berhasil???  Insya Allah… saya optimis

Apakah akan maksimal??? Insya Allah… saya optimis..

Apakah.. akan menjadikan saya lebih baik??? Insya Alah… sayapun optimis

Kapan tercapainya??? Wallahu alam…

Sekarang??? Wallahu alam… (maksa ya….)

Yah… dalam perjalananku… selama saya masih ada didunia ini… proses apakah kita akan menjadi lebih baik ataukah.. hanya “berjalan ditempat” ataukah malah… mundur.. dari posisi awal saat pembelajaran mulai. Yah… ini adalah proses yang sangat panjang… dan…masih akan terus berlangsung… bisa jadi kegagalan… (Astagfirullah….Jauhkan aku ya Allah) bisa jadi keberhasilan yang ada diakhir nanti (Insya Allah… Ya Rabb… hanya kepadaMU aku berharap) Yah.. jujur…  tidak ada satupun manusia yang tahu. Siapapun dia… seorang kepala negara, seorang wanita mulia, seorang anak, bahkan orang-orang yang merasa dirinya telah mencapai tahap suci. Tiap detik… apa yang telah dicapai seolah… berada diujung tanduk… siap terpuruk dalam rayuan syaitan.

Yup…

Pada prinsipnya… sekali lagi saya sangat berterima kasih dan bersyukur… dengan adanya komentar-komentar pedas.. maupun kasar… Hanya mungkin kalau boleh saya meminta (yah… kalau dikabulkan…) tolong… jaga diri anda juga dalam berbicara… dan berkomentar (terbukti kan… anda yang menyampaikan komentar pedas serta kasar… pada umumnya.. tidak berani menampilkan jati diri.. !!)

Terima kasih….

Comments (3)

Bush Dilempar sepatu

He he he…
he he he…

Para mania game…. ada game seru… lempar sepatu ke Bapak Bush.. ha ha ha

Pagi-pagi kami sekeluarga udah ngakak…..

Ada-ada ajaaaaaa….

Salut juga untuk orang-orang yang sangat-sangat tanggap terhadap kejadian diseluruh dunia.

Baru berlalu dalam hitungan hari, ketika berita dan gambar video yang ditayangkan diberbagai media masa.. menyajikan… saat-saat sepasang sepatu bergantian melayang… ke arah Presiden Bush… ramai beredar… sebagaimana diberitakan dalam “KOMPAS” Hari ini… sebuah perusahaan game dari skotlandia.. melaunching.. gamenya. He he he…. benar-benar tanggap.

Yah.. dengan cepat pula game ini mendapat sambutan antusias dari banyak golongan… ingin ikut mencoba??? klik di sini ya… “Shock&awe”

Sebenarnya… jika kita mau jujur… ada banyak kebijaksanaan Presiden Bush yang cukup membuat orang merasa “kesal hingga keubun-ubun”. Baik dalam negeri Amerika sendiri hingga banyak negara lain, terutama negara-negara Islam. Sebabnya adalah… sebagaimana yang dapat anda baca dalam ulasan “HARUN YAHYA” dan “KOMPAS Jadi sebetulnya… walaupun ini bukan tindakan terpuji… cukuplah.. dapat menjadi pelepas rasa kesal.. pada sang presiden. Mudah-mudahan… ini juga akan menjadikan sang Presiden lebih mawas diri…

He he he… jadi sebelum… nantinya game ini menjadi beda (bisa jadi sudah tidak menggunakan layanan free lagi dan berharga cukup mahal… atau malah.. dilarang beredar karena dianggap mencemarkan nama baik) silahkan main sepuas-puasnya…. he he he  sesuai dengan apa yang jadi tujuan sang pembuat game… agar kita dapat merasakan “kesenangan” sebagaimana wartawan Irak yang telah melempar Presiden Bush dengan sepatu.

Berita terakhir… sepatu tersebut ditawar hingga 110 Milyard… Subhanallah…..

Komentar dimatikan

Aini Menghadapi Lomba Antar Sekolah

Waktu Aini kujemput dari pulang sekolah… Ibu Kepala Sekolah memintaku untuk berbicara sebentar dengan beliau..

Dag.. dig.. dug.. walah.. apa-an  Yah… positif thingking aja dan…

بِسْمِ الله الرَحْمنِ الرَحِيْمِ

Ternyata.. dengan sangat hati-hati.. dan begitu lembut si Ibu minta “kerelaanku”.. karena akan ada lomba antar sekolah TK.. Aini diikut sertakan tidak dalam kapasitasnya sebagai penari…seperti diacara Halal Bihalal kemarin tapi dalam kelompok bola keranjang.

Subhanallah… Hati ini jadi haru biru… Biruku.. karena aku juga harus “legawa” benar-benar menyadari dan menerima “kekurangan” Aini… (see in Aini pentas tari) Haru.. karena begitu indahnya sekolah ini.. “menjaga” perasaanku.. perasaan seorang ibu yang anaknya berkebutuhan khusus.

Ya Allah.. sungguh saya sudah cukup bersyukur dengan segala apa yang didapatkan Aini melalui sekolah ini.. semua yang hampir tidak berani saya impikan.. Lalu.. apakah.. saya harus merasa kesal dan tidak mau menerima… penyampaian ibu kepala sekolah…

Alhamdulillah… Wa syukurillah.. hanya itu yang terucap.

Kalau boleh… ya.. sebenarnya.. jujur saya ingin Aini.. diterima apa adanya.. tidak diistimewakan.. sehingga apa-apa yang ternyata dia “tidak berhak” karena keterbatasannya.. tidak diberikan.

Saya berani bilang begitu karena… untuk orangtua-orang tua yang jujur dengan kondisi anaknya sejak awal mula masuk…  dari pihak sekolah.. (jika memang mau menerima) pasti sudah bisa “pasang kuda-kuda” dan merancang strategi untuk mendidik. Bandingkan ini dengan anak-anak yang notabene normal.. begitu sekolah berjalan.. baru ketahuan kalo selalu “pecicilan”.. atau “tulalit”…misalnya….

Strategi yang umumnya dilakukan di sekolah-sekolah.. saat ini, ada yang namanya :

1. Visit (kunjungan kerumah untuk melihat kondisi anak dirumah.. agar dapat disingkronkan dengan pelajaran dan cara mengajar disekolah) -Alhamdulillah Aini mendapatkan perhatian ini… langsung dari perancang kurikulum sekolah-

2. Remedial.. (pelajaran tambahan).. untuk membantu anak dalam mengatasi kesulitan belajarnya (Karena rumahku yang cukup jauh jaraknya dari sekolah.. sedang guru disekolahnya pada muslimah… ini agak sulit ya.. karena pasti ini harus berkesinambungan.. hmm saya cukup paham dan sangat bisa menerima) Alhamdulillah… Aini ikut terapi… setiap pulang sekolah… jadi… anggap saja remedialnya ditempat terapi.

3. Komunikasi yang baik antara guru, dan orang tua. Sehingga sejak awal.. sudah akan dapat diantisipasi segala hal yang mungkin terjadi… ataupun untuk mengatasi persoalan-persoalan yang muncul kemudian. Sekali lagi alhamdulillah… Aini sudah mendapatkannya.. saya dan guru-guru di TK Al Marjan.. terutama 2 orang guru kelasnya.. bu Yanti dan bu Lia.. sangat komunikatif… 2 arah lagi.. subhanallah kan…

Sekali lagi….saya sampaikan bahwa… memang sayapun sangat menyadari anak-anak berkebutuhan khusus ini.. (jika sang orang tua/ wali sudah jujur.. sejak awal pendaftaran) membutuhkan penanganan yang sangat istimewa.. dukungan yang luar biasa.. terutama dari guru kelasnya.. paling tidak 2 kali lipat dari murid yang lain. Sehingga diakhir semester.. aini (kalau bisa) sudah dapat bersaing dengan teman-temannya. Dan sebaiknya.. cara pengajaran ini sudah diprogramkan sejak awal.. berdasarkan kompromi orang tua, guru dan pihak sekolah.

(Wo alah… ini benar-benar… ibu yang keterlaluan ya…. maksa tuh… Ampuni aku Ya Allah)

He he he… Wajar lah.. kalau ada yang berkomentar “kok uenak men.. kalau ngomong…” maaf ya bu… maaf ya pak… semoga ini gak dimasukin “konteks” gak tau diri.. dan mau nuntut lebih apalagi kalau dimasukkan dalam kelompok orang yang gak bisa mensyukuri… sungguh ini cuman sekedar pengen jujur..  (saya yakin ini juga jadi damba-an.. banyak orang tua dari anak-anak berkebutuhan khusus karena itu saya ingin mewakili mereka)

Lalu… setelah usaha yang maksimal.. ternyata tetap jika tidak tercapai…

Ya.. saya sih… legawa aja… saya percaya…betul.. setiap manusia punya tugas masing-masing.. jadi “bekal” kearah sana juga harus berbeda satu sama lain… masak iya.. koki restaurant terkenal gak harus cuman ngapalin resep masakan tapi.. juga harus bisa bikin rumusan kayak einstein…  he he he..bisa-bisa kalau makan direstauran itu.. saya nunggunya laaammmmaaaa karena sang koki sedang mencoba membuat rumusan ion + reaksi atom dari setiap bahan makanan hingga proses pemasakan dan menghidangkannya…. Siapa yang tahaaan???

Yah.. yang penting usahanya dulu….

Kembali ke masalah lomba… Buat saya (insya Allah untuk hampir semua orang tua anak berkebutuhan khusus).. gak masalah.. Aini.. ikutan lomba apa.. yang penting Aini proposional disana.. dan selalu diberi kesempatan yang sama.. syukur alhamdulillah kalau pihak sekolah.. menganggap aini berhak mendapatkan “perhatian dan bantuan lebih” untuk berusaha lebih keras, berjuang lebih lama..

Jazakumullah khairan katsiran guru-guru dan seluruh bagian dari TK Al Marjan…

Komentar dimatikan

Older Posts »